JAKARTA – Mantan Ketua BEM Universitas Indonesia 2019-2020, Manik Marganamahendra, menyoroti dugaan kasus pelecehan yang terjadi di lingkungan kampus. Ia menyebut peristiwa tersebut ironis karena terjadi di tempat yang seharusnya menjadi ruang belajar hukum dan nilai-nilai keadilan.
Manik mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut dan menegaskan pentingnya keberpihakan kepada korban.
"Ironis, karena pelanggaran justru terjadi di tempat orang belajar hukum. Saya sangat menyesalkan kejadian ini, dan memberikan dukungan kepada korban. Kondisi ini harus menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan terhadap korban," ujar Manik di Podcast The Daily Buzz: Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI, Apa Kabar UU TPKS?, Rabu (15/4/2026).
Wakil Ketua Umum Partai Perindo itu juga menekankan, bahwa fokus utama dalam penanganan kasus seperti ini harus diarahkan pada perlindungan korban, bukan semata-mata menjaga nama baik institusi.
"Di balik nama besar kampus, saya tetap menghormati mahasiswa di sana. Keterbukaan pihak kampus justru merupakan kemajuan. Jangan sampai kita menyembunyikan masalah di lingkungan kampus," tegasnya.




