Cerita di Balik Naeka, Mukena Premium yang Tembus Pasar Global berkat LinkUMKM BRI

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Cerita di Balik Naeka, Mukena Premium yang Tembus Pasar Global berkat LinkUMKM BRINasional | inews | Rabu, 15 April 2026 - 23:11Dengarkan Berita

JAKARTA, iNews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas melalui ekosistem pemberdayaan terintegrasi. Salah satu kisah datang dari Naeka, usaha modest fashion asal Jakarta Selatan yang berhasil menembus pasar internasional, dengan produk yang telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, serta pasar internasional seperti Singapura, Malaysia, Kanada, dan Senegal.

Naeka berfokus pada mukena bermotif cetak berbahan silk premium dengan ciri khas motif bunga berwarna pastel, didukung material yang ringan, halus, dan sejuk sehingga menunjang kenyamanan sekaligus menghadirkan tampilan yang elegan.

Seiring meningkatnya permintaan, Naeka memperkuat kapasitas produksi dengan membangun konveksi sendiri pada akhir 2020, dengan seluruh proses produksi dilakukan secara in-house untuk menjaga konsistensi kualitas. Saat ini, usaha tersebut telah didukung oleh 15 tenaga kerja.

Baca Juga:Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Denpasar Hari Ini, 26 Ramadan 1447 H

Mukena premium ini dipasarkan melalui berbagai kanal, mulai dari toko offline, marketplace, bazaar, hingga penjualan online. Pemilik Naeka, Eka Budi Utami, menuturkan bahwa usaha yang dijalankan berangkat dari keinginan untuk membangun bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas.

“Naeka berdiri sejak 24 November 2019 berawal dari keinginan saya dan co-founder untuk menjalankan bisnis yang mendatangkan keberkahan dan bekal untuk akhirat kami. Tercetuslah bisnis di modest fashion dengan fokus pada produk mukena printing berbahan silk. Kami mulai memperkenalkan produk kami melalui e-commerce dan bazaar di mal bahkan ketika sedang pandemi,” ujarnya.

Ketika bisnis lain menurun, Naeka justru tumbuh pada masa pandemi. Setelahnya, dia memutuskan untuk membuat konveksi sendiri pada tahun Desember 2020. Saat ini produksi Naeka dilakukan secara in-house sejalan dengan konveksi demi menjaga kualitas produk.

Untuk memperkuat pengembangan usaha, Naeka memanfaatkan program pemberdayaan Rumah BUMN BRI dan platform LinkUMKM. Melalui ekosistem tersebut, Naeka memperoleh pembelajaran pengelolaan bisnis dan pemasaran, serta membuka akses promosi yang lebih luas.

Baca Juga:Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Medan Hari Ini, Senin 26 Ramadan 1447 H

Partisipasi dalam berbagai bazaar, termasuk di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah kementerian, turut meningkatkan eksposur brand yang berdampak pada pertumbuhan penjualan. Selain itu, Naeka juga memanfaatkan layanan perbankan BRI seperti QRIS dan EDC untuk mendukung kemudahan transaksi dalam operasional usaha.

Eka menambahkan bahwa kepuasan pelanggan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong konsistensi kualitas sekaligus inovasi produk.

“Memiliki kepuasan batin ketika melihat customer membeli, repurchase, dan menggunakan produk Naeka. Sejalan dengan tagline kami ‘ibadah semakin mudah bersama Naeka’ kami selalu berusaha berinovasi untuk menghasilkan produk yang berkualitas tapi juga tetap cantik dan sesuai syariat Islam,” ucapnya.

BRI melalui LinkUMKM menghadirkan ekosistem pemberdayaan untuk mendukung UMKM tumbuh secara berkelanjutan. Hingga akhir Maret 2026, lebih dari 15,57 juta UMKM telah memanfaatkan platform ini untuk meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, dan mempercepat proses naik kelas, didukung oleh fitur terintegrasi serta lebih dari 840 modul pembelajaran.

Baca Juga:Profil Wahyu Yuniartoto, Jenderal Kopassus Eks Komandan Serda Ucok yang Kini Jadi Direktur BAIS

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa kisah Naeka menunjukkan bagaimana pengusaha UMKM mampu mengembangkan usaha hingga menembus pasar internasional.

“Naeka menunjukkan bahwa diferensiasi produk menjadi kunci dalam memenangkan pasar, khususnya di tengah persaingan yang semakin dinamis. Melalui LinkUMKM, BRI menghadirkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan agar pengusaha dapat mengembangkan usahanya secara lebih terarah. Dengan dukungan tersebut, pengusaha UMKM memiliki peluang untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah produknya,” tuturnya.

#regional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Putin Undang Prabowo Hadiri Forum Ekonomi hingga Pameran Industri di Rusia
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Karantina Kalsel gagalkan pemasukan bibit anggrek dan aglaonema ilegal
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo dan Macron bahas kerja sama pertahanan hingga ekonomi kreatif
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Iran Ultimatum AS yang Blokade Selat Hormuz, Ancam Tutup Laut Merah
• 1 jam laludetik.com
thumb
Dedi Mulyadi Akan Rombak Gedung Sate, Targetkan Revitalisasi dengan Anggaran Rp 15 Miliar
• 12 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.