Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumpulkan petugas PPSU se-Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Rabu (16/4). Dalam arahannya, Pramono meminta persoalan laporan JAKI yang diedit AI di Kelurahan Kalisari tidak terulang lagi.
“Bahwa wajah kota ini adalah wajah saudara juga. Apa yang terjadi di Kelurahan Kalisari, saya sebagai Gubernur Jakarta tidak menginginkan persoalan ini terulang kembali. Saudara-saudara sekalian adalah ujung tombak wajahnya Jakarta,” kata Pramono di TIM.
Pramono mengingatkan bahwa petugas PPSU adalah ujung tombak dalam melayani masyarakat Jakarta. Ia meyakini petugas PPSU akan mampu menjaga wajah Jakarta ke depan dengan baik.
“Kalau kemudian saudara-saudara sekalian tidak merasa menjadi bagian utama, pasti wajahnya akan bopeng, tidak sempurna. Kenapa pada hari ini saya kumpulkan? Karena saya percaya saudara-saudara sekalian merasa memiliki bahwa wajah kota ini adalah wajah saudara juga,” ujarnya.
Politikus PDIP itu juga berharap petugas PPSU sungguh-sungguh mendengarkan suara masyarakat.
“Dengarkan suara-suara masyarakat, karena dari merekalah kita akan tahu seperti apa wajah Jakarta yang mereka inginkan. Mudah-mudahan tahun ini dan ke depan menjadi jauh lebih baik. Saya meyakini itu,” tandasnya.





