Surati Xi Jinping, Trump Minta China tak Pasok Senjata ke Iran

republika.co.id
21 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan telah meminta Presiden China Xi Jinping agar tak menyuplai persenjataan ke Iran. Sebelumnya Trump sudah mengumumkan ancaman akan menerapkan tarif 50 persen kepada negara manapun yang mengirimkan senjata untuk Teheran.

Dalam sebuah wawancara kepada Fox Business Network (FBN) dalam program "Mornings with Maria" yang disiarkan pada Rabu (15/4/2026), Trump mengungkapkan, permintaan agar China tak memasok persenjataan ke Iran disampaikannya melalui surat kepada Xi Jinping.

Baca Juga
  • Status Dinonaktifkan, 16 Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan tak Boleh Ikuti Kegiatan Akademik
  • Pasokan Pupuk Nasional Aman Meski Ada Gangguan Rantai Pasok Global
  • Pemprov Malut Fasilitasi Ujian Siswa Terdampak Gempa di Ternate

"Saya menulis surat kepadanya meminta agar dia tidak melakukan itu, dan dia membalas surat saya yang pada dasarnya mengatakan bahwa dia tidak akan melakukan itu,” ucapnya.

Trump tak menyinggung kapan surat darinya untuk Xi Jinping dikirim. Dalam wawancara dengan FBN, Trump pun menyampaikan bahwa dia tidak mengharapkan perubahan di pasar minyak global akibat perang melawan Iran dan perubahan di Venezuela akan memengaruhi dinamika pertemuannya dengan Xi yang diagendakan digelar bulan depan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Dia adalah seseorang yang membutuhkan minyak. Kita tidak,” kata Trump.

Sementara itu, lewat unggahan di akun Social Truth-nya, Trump mengatakan bahwa dia telah secara permanen membuka Selat Hormuz.

Sebelumnya Trump telah mengumumkan bahwa militer AS akan memblokade Selat Hornuz. Hal itu disampaikan setelah perundingan AS dan Iran yang digelar di Islamabad, Pakistan, pekan lalu, tidak membuahkan hasil.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penumpang LRT Jabodebek sampai KRL Alami Kenaikan pada Triwulan I 2026
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Baru 10% Jemaah Haji Manfaatkan Pembebasan Pajak Barang Kiriman
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kawin Silang Isuzu dan Toyota Hasilnya ini
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bangun Pabrik hingga Akuisisi, Emiten Sawit (TLDN) Siapkan Capex Rp600 Miliar
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Kejar-kejaran 140 Km, Polantas Polda Riau Bekuk Diduga Penculik Anak di Tol
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.