Lagu berjudul 'Erika' yang dinyanyikan Orkes Semi Dangdut (OSD) Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung viral di media sosial. Pihak ITB buka suara terkait hal tersebut.
Lagu itu menjadi sorotan karena dinilai mengandung lirik bermuatan pelecehan terhadap perempuan. ITB menyatakan komitmen membangun lingkungan kampus yang aman dan menghormati martabat manusia.
"Menyikapi beredarnya konten yang menimbulkan keresahan publik, ITB memandang peristiwa ini sebagai momentum penting untuk memperkuat budaya kampus yang menjunjung etika, penghormatan terhadap martabat manusia, serta pencegahan segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual verbal," kata Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, Nurlaela Arief, seperti dilansir detikJabar, Kamis (16/4/2026).
Lala menyebut HMT-ITB telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait video pada 2020 tersebut. HMT ITB, katanya, juga menyatakan tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu maupun kelompok mana pun.
"Sebagai tindak lanjut, HMT-ITB telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menurunkan konten video dan audio dari kanal resmi organisasi serta akun-akun terafiliasi, termasuk video lama yang kembali beredar di masyarakat. Selain itu, dilakukan evaluasi internal secara menyeluruh terhadap konten, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan, sekaligus peninjauan ulang terhadap standar dan pedoman organisasi agar semakin selaras dengan nilai-nilai etika di lingkungan kampus dan masyarakat," ujarnya.
Simak Selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: Bisakah Pelecehan Seksual di Grup Chat Private Masuk Ranah Pidana?
(yld/haf)





