Jarang Disorot, Kepulauan Seribu Disebut Pramono Jadi Masa Depan Jakarta

kompas.com
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kawasan Kepulauan Seribu memiliki potensi besar untuk menjadi masa depan baru Jakarta, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hal itu disampaikan Pramono saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota, Kamis (16/4/2026).

“Saya selalu mengatakan bahwa salah satu masa depan Jakarta yang harus dikelola, dirawat dengan baik adalah Pulau Seribu. Itu akan menjadi masa depannya Jakarta,” kata Pramono.

Baca juga: Pramono Akui Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Sulit, Ada Dua Tekanan Besar Mengintai

Menurut dia, selama ini pembangunan Jakarta masih terpusat di wilayah daratan.

Padahal, Kepulauan Seribu memiliki peluang besar untuk dikembangkan, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi.

Pramono menilai potensi Kepulauan Seribu saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Baca juga: Kesempatan Terakhir dari Pramono untuk PPSU yang Manipulasi Foto JAKI dengan AI

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan mendorong penataan dan pengembangan kawasan tersebut agar lebih menarik dan mampu bersaing.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah melakukan rebranding atau membangun citra baru kawasan tersebut agar lebih dikenal luas.

“Kalau dipersiapkan dari sekarang, maka Jakarta mudah-mudahan akan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Baca juga: Kurangi Kemacetan Jakarta, Pramono Bakal Tambah Armada Mikrotrans JakLingko

Selain itu, setiap wilayah di Jakarta diminta memiliki fokus pengembangan masing-masing.

Misalnya, Jakarta Pusat sebagai pusat pemerintahan, Jakarta Selatan sebagai pusat ekonomi baru, dan Kepulauan Seribu sebagai kawasan unggulan berbasis potensi wilayah.

Pramono menegaskan, seluruh rencana pembangunan daerah, termasuk pengembangan Kepulauan Seribu, harus tetap sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa selaras dengan visi nasional.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Visi daerah itu sebenarnya harus senada dengan visi pusat. Gak ada yang kemudian visi pusat A, visi daerah Z, itu ngawur banget. Artinya nggak paham dalam pemerintahan,” kata Pramono.

Pengembangan Kepulauan Seribu juga menjadi bagian dari rencana besar Jakarta untuk bertransformasi menjadi kota global.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Pelecehan Seksual di FH Universitas Indonesia Alarm Serius
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BNPB Ungkap Penyebab Banjir di Solo dan Bandung
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia Hari Ini 16 April 2026: Pertamax hingga Pertalite Tetap, SPBU Swasta Ikut Stabil
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Jambi Ringkus Buronan Kasus Sabu Seberat 58 Kilogram
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Zohran Mamdani Terapkan Pajak Khusus buat Orang Terkaya New York, Incar Properti Mewah
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.