Bawa 8 Penumpang, Helikopter PK-CFX Hilang Kontak, Diduga Jatuh di Sekadau Kalbar

disway.id
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Insiden kecelakaan udara kembali terjadi, kali ini sebuah helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air dikabarkan jatuh di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Kamis 16 April 2026 pagi pukul 08.39 WIB. 

Pesawat jenis Airbus Helicopter H-130 tipe H-130T2 ini hilang kontak tengah menempuh perjalanan dari Melawi menuju Kubu Raya sebelum komunikasi terputus di sekitar Desa Tapang Tingang.

BACA JUGA:Laboratorium Berbasis Robot Jadi Solusi Efisiensi Industri yang Kian Dibutuhkan

Kantor SAR Pontianak menerima laporan resmi mengenai hilangnya kontak armada tersebut dari pihak AirNav pada pukul 10.40 WIB. 

Helikopter tersebut diduga mengalami gangguan teknis di tengah perjalanan sehingga koordinat terakhirnya tidak lagi terpantau oleh otoritas penerbangan.

“Benar, kami menerima informasi terkait hilangnya kontak helikopter PK-CFX di wilayah Sekadau," ujar Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, dalam keterangan resmi, Kamis 16 April 2026.

BACA JUGA:BORONG! 66 Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 16 April 2026, Kesempatan Ambil Hadiah Eksklusif

Penumpang helikopter tersebut di antaranya Capt. Marindra W bersama kopilot Harun Arasyd.  Selain awak, terdapat enam penumpang di dalamnya, yakni Mr. Patrick K., Mr. Victor T., Mr. Charles L., Mr. Joko C., Mr. Fauzie O., dan Mr. Sugito.

Saat ini tim SAR Pontianak sedang melakukan upaya pencarian dengan mengerahkan tim dari Pos SAR Sintang pada pukul 11.00 WIB menuju lokasi kejadian. 

Tim evakuasi tersebut dibekali dengan peralatan medis, alat komunikasi satelit, serta perlengkapan navigasi untuk menyisir area hutan di Sekadau.

BACA JUGA:Segini Perkiraan Gaji Manajer Koperasi Merah Putih, Lowongan Kerja yang Dibuka Pemerintah

Selain tim dari Sintang, Kantor SAR Pontianak mengirimkan dua tim tambahan yang terdiri dari personel penyelamat dan tim komunikasi. 

Para personel dilengkapi dengan perangkat khusus berupa direction finder dan layanan internet Starlink untuk menunjang koordinasi di area yang minim sinyal.

Operasi penyelamatan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, termasuk Polres Sintang, AirNav Pontianak, Brimob, dan BPBD setempat. 

BACA JUGA:Hyundai Hadirkan Premium Courtesy Car, Solusi Mobil Pengganti agar Pelanggan Tetap Aktif Tanpa Gangguan

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AADI Umumkan Buyback Jumbo Rp5 Triliun, RUPST Digelar Akhir Mei
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Gugatan Larang Keluarga Presiden Jadi Capres Kandas di MK, Ini Alasannya
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dialog dengan Siswa di NTB, Mendes Sosialisasikan Program Magang di Jepang
• 8 jam laludetik.com
thumb
Israel Gempur Lebanon di Tengah Rencana Gencatan Senjata
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Analis Ragukan Kemampuan Buyback 18 Emiten yang Terancam Delisting
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.