‎NAC Breda Terpojokkan, Pengamat Sepak Bola Belanda Sebut Kekalahan dari Dean James Salah Tim Sendiri

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Belanda, Johan Derksen mengkritik langkah NAC Breda yang melaporkan pemain naturalisasi kelahiran Belanda ke KNVB. Laporan ini pun berkembang menjadi skandal paspor atau lebih dikenal dengan paspoortgate. 

Johan Derksen menanggapi keputusan NAC Breda yang tak puas dengan hasil investigasi KNVB soal pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James yang tak layak membela Go Ahead Eagles karena sudah berstatus sebagai pemain Indonesia. 

NAC Breda mengambil banding dan tindakan hukum agar tuntutan mereka untuk dapat mengulang pertandingan melawan Go Ahead Eagles dikabulkan. 

"Mereka seharusnya tidak bersikap tidak sportif," kata Johan Derksen dikutip dari laman Voetbal Primeur, Kamis (16/4/2026). 

Johan Derksen mengakui keputusan KNVB seringkali tidak bisa memuaskan banyak pihak. Namun dengan keputusan membebaskan Dean James dan Go Ahead Eagles dari sanksi, bukan berarti NAC Breda harus melampiaskan kekecewaannya pada lawannya itu. 

"Kita sering mengkritik KNVB, tapi NAC seharusnnya tidak melampiaskan kegagalan mereka sendiri kepada mereka sekarang. Tentu anda tidak bisa mengulang pertandingan, itu omong kosong," kata Derksen. 

NAC Breda pada awalnya melaporkan Go Ahead Eagles dan Dean James pada KNVB setelah kekalahan tim 6-0 di Deventer. Mereka melaporkan Dean James yang disebut tak lagi berstatus sebagai pemain lokal.

Dengan paspornya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), Dean James yang awalnya berstatus pemain lokal tiba-tiba  berubah menjadi pemain asing non-Uni Eropa.

Bagi NAC Breda, kekalahan bisa diterima. Namun kekalahan dengan selisih gol bisa merugikan mereka yang terancam dari zona degadasi. 

"Mereka sudah puas jika kalah 2-0, karena selisih gol juga penting. Mereka seharusnya tidak bertindak tidak sportif dengan menggunakan itu menjadi alasan," kata pria yang juga pernah menjadi pemain profesional itu. 

"Itu tidak adil bagi rekan-rekan mereka di Go Ahead Eagles. Pergilah ke pengadilan sipil, mereka akan mematuhi aturan KNVB. Mereka tidak akan terlibat dalam hal ini sama sekali," tutupnya. (hfp)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Balita 3,5 Tahun di Purbalingga Tewas Tersedak saat Makan Jelly, Nenek Korban Histeris
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Kejagung Ciduk Ketua Ombudsman, DPR: Tindak Lanjut Perintah Prabowo Berantas Korupsi Tambang
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Puan Dorong 16 Mahasiswa FH UI Diadili di Kasus Pelecehan Seksual
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Wilayah Indonesia Bertambah 127,3 Hektare di Pulau Sebatik
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dibui, Nikita Mirzani Tambah Kurus dan Sakit Lehernya Kambuh
• 3 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.