Irigasi Wae Tiwu Sengit Selesai, Dukung Produktivitas Petani

tvrinews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Thomy Mirulewan

TVRINews, Kupang

Jaringan Irigasi Wae Tiwu Sengit di Desa Rana Tonjong, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah selesai direhabilitasi dan mulai dimanfaatkan oleh para petani setempat.

Perbaikan jaringan irigasi tersebut dilakukan oleh pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres) untuk irigasi yang mulai dikerjakan sejak akhir tahun 2025.

Penanganan irigasi Wae Tiwu Sengit menjadi bagian dari lebih dari 60 titik sarana irigasi di wilayah NTT yang diperbaiki oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II Kupang melalui pendanaan APBN tahun 2025.

Program rehabilitasi ini mencakup perbaikan jaringan irigasi, bendung, serta sarana pendukung lainnya, terutama pada wilayah yang sulit ditangani oleh pemerintah daerah.

Manager Proyek PT Adhi Karya (Persero), Hadi, mengatakan secara keseluruhan progres pekerjaan telah mencapai sekitar 90 persen dan saat ini memasuki tahap penyelesaian akhir.

“Memang masih ada satu dua lokasi yang belum selesai 100 persen, tetapi sudah kami ajukan perpanjangan kontrak dan dalam waktu dekat ditargetkan seluruhnya rampung,” ujar Hadi dikutip, Kamis, 16 April 2026.

Ia menjelaskan, proses pengerjaan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya faktor cuaca dan kondisi geografis yang cukup sulit dijangkau.

“Pekerjaan dilakukan saat musim hujan, sementara petani juga mulai mengolah lahan, sehingga kami harus menyesuaikan waktu. Selain itu, lokasi yang cukup jauh membuat distribusi material membutuhkan waktu lebih lama,” jelasnya.

Dengan selesainya rehabilitasi ini, diharapkan jaringan irigasi Wae Tiwu Sengit dapat mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas petani di wilayah tersebut.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perseroan Ini Bakal Gelar RUPST di Solo, Bahas Eveluasi Tahun Buku 2025
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Nusron Wahid Siapkan 37.709 Ha Lahan untuk Program 3 Juta Rumah
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Rencana Holding BUMD Jabar Bergulir di Meja Kemendagri
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
BPKN-KPAI kecam praktik pemasaran produk AMDK yang menyesatkan
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Minyak Dunia Anjlok 10 Persen usai Selat Hormuz Dibuka, Tapi Harga Pertamax Malah Naik
• 7 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.