JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi terbaru mengenai prakiraan tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan Indonesia.
Peringatan ini berlaku mulai Jumat, 17 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga Senin, 20 April 2026 pukul 07.00 WIB, masyarakat terutama yang beraktivitas di sektor kelautan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
Berdasarkan analisis BMKG, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari arah Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan berkisar antara 12 hingga 25 knot.
Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, angin bertiup dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan 8 hingga 16 knot.
Baca Juga: Tata Tertib Berpakaian saat UTBK SNBT 2026, Ini Pakaian yang Dilarang Dikenakan
BMKG mencatat kecepatan angin tertinggi terpantau terjadi di wilayah Samudra Hindia Selatan Jawa dan Samudra Pasifik Utara Papua.
Area Perairan Dengan Gelombang Sedang (1,25 - 2,50 m):
- Selat Malaka Bagian Utara
- Samudra Hindia Barat Aceh
- Samudra Hindia Barat Kep. Nias
- Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai
- Samudra Hindia Barat Bengkulu
- Samudra Hindia Barat Lampung
- Samudra Hindia Selatan Banten
- Samudra Hindia Selatan Jawa Barat
- Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah
- Samudra Hindia Selatan DI Yogyakarta
- Samudra Hindia Selatan Jawa Timur
- Samudra Hindia Selatan Bali
- Samudra Hindia Selatan NTB
- Samudra Hindia Selatan NTT
- Laut Sulawesi Bagian Timur
- Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud
- Laut Maluku
- Perairan Utara Halmahera
Baca Juga: Alasan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diadili di Peradilan Militer
- Laut Halmahera
- Samudra Pasifik Utara Halmahera
- Samudra Pasifik Utara Papua Barat Daya
- Samudra Pasifik Utara Papua Barat
- Samudra Pasifik Utara Papua
Saran Keselamatan Pelayaran
Mengingat adanya potensi gelombang mencapai 2,5 meter, BMKG mengeluarkan saran keselamatan bagi para pengguna transportasi laut:
- Perahu Nelayan: Harap waspada jika kecepatan angin mencapai lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
- Kapal Tongkang: Berisiko tinggi jika kecepatan angin melebihi 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bmkg
- peringatan dini
- gelombang tinggi





