IHSG Ditutup Melemah Tipis, Profit Taking Jadi Biang Kerok!

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi sehingga berada tipis di bawah titik awal hari ini. IHSG melemah 0,03 persen tay 2,20 poin ke level 7.621,38 pada penutupan perdagangan Kamis, 16 April 2026. 

Berdasarkan pantauan VIVA melalui Stockbit, IHSG melanjutkan penurunan hingga ke posisi 7.577. Setelah itu, indeks berbalik menguat (rebound) ke level 7.634 tetapi tergerus kembalu 7.606 lalu naik tipis ke posisi akhir pada area 7.621.

Baca Juga :
IHSG Sesi I Jatuh Bertubi-tubi Bersamaan Sektor Energi, 3 Saham Ini Tetap di Atas
IHSG Dibuka Menghijau Cenderung Sideways, Bursa Asia-Pasifik dan Wall Street Menguat

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 18,14 triliun dengan volume transaksi mencapai Rp 398,10 juta Sementara itu, jumlah perdagangan yang dilakukan pelaku pasar sebanyak 2,64 juta transaksi. 

Menariknya, mayoritas sektor saham justru membukukan hasil positif dipimpin lonjakan sektor transportasi sebesar 3,36 pesen. Sektor kesehatan naik 2,37 persen, sektor teknologi menguat 1,45 persen, sektor industri naik 0,95 persen, sektor non-siklikal naik 0,13 persen dan sektor keuangan melonja 0,11 persen.

Sebaliknya, sektor infrastruktur merosot 0,60 persen lalu sektor bahan baku melemah 0,39 persen. Penurunan juga dicatatkan sektor properti sebesar 0,35 persen, sektor siklikal turun 0,22 persen dan sektor energi susut 0,07 persen. 

Ilustrasi IHSG
Photo :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Tim Analis Phintraco Sekuritas menuturkan harapan akan ada perundingan Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dapat menghentikan perang masih menjadi faktor positif. Faktor penolang IHSG juga ekspektasi turunnya harga minyak mentah dunia.

"Namun secara teknikal, kondisi IHSG yang masih berada di area overbought mendorong terjadinya profit taking," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Kamis, 16 April 2026.

Adapun sejumlah emiten tetap menguat meski IHSG turun. Berikut tiga saham dengan lompatan harga tertinggi (top gainers) di jajaran saham unggulan (LQ45).

Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)

Saham EMTK menguat 3,8 persen atau 35 poin menjadi 955.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

Saham SMGR melambung 3,75 persen atau 90 poin dan ditutup pada level 2.490.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Saham ANTM menyusul kenaikan sebesar 3,05 persen atau 120 poin hingga menembus area 4.060.

Baca Juga :
Analis Bilang IHSG Masih Bertenaga Tembus 7.800, Intip Rekomendasi Saham Potensial Cuan
Iran Klaim Kapalnya Lolos dari Blokade AS Saat Lewati Selat Hormuz
IHSG Ditutup Anjlok 52 Poin Akibat Investor Ambil Untung, Intip 3 Saham Ini Tetap Kinclong

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPJPH Klaim Indiustri Tekstil Berpotensi Naik 8x Lipat Berkat Sertifikasi Halal
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Jadi Tersangka, Ketua Ombudsman Kantongi Rp1,5 Miliar Hasil Atur Rekomendasi
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Begini Cerita Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terjerat Korupsi Tambang Nikel, Hmmm
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Persijap Makin Kompak dan Solid, Eks Gelandang Timnas Spanyol U-18 Optimistis Lolos Degradasi
• 6 jam lalubola.com
thumb
Disambangi Mbak Wali, Dua Anak Korban Kekerasan di Kota Kediri Jalani Pemulihan Intensif
• 3 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.