FAJAR, MAKASSAR-Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030 akan berlangsung di Baruga AP Pettarani, Kampus Tamalanrea, pada Senin, 27 April 2026. Upaya memastikan kesiapan pelaksanaan pelantikan dilakukan melalui pendekatan terstruktur yang menekankan koordinasi lintas unit dan evaluasi berbasis progres. Langkah ini diarahkan untuk menjamin seluruh tahapan berjalan efektif, terukur, dan sesuai standar kelembagaan.
Fokus utama diarahkan pada sinkronisasi berbagai komponen penting, termasuk manajemen tamu, perancangan alur acara, hingga strategi komunikasi publik. Setiap aspek dipetakan secara rinci untuk meminimalkan potensi kendala pada saat pelaksanaan.
Berbagai komponen penting tersebut dibahas dalam rapat persiapan pelantikan yang dipimpin oleh Prof. Dr. drg. Hasanuddin, MS., Sp.Perio(K)., selaku ketua panitia, berlangsung di Lounge Lt 8, Gedung Rektorat, Kamis (16/04). Dalam forum ini, setiap unit menyampaikan laporan persiapan sebagai dasar evaluasi kesiapan secara menyeluruh.
Prof. Hasanuddin menekankan pentingnya ketelitian dan konsistensi dalam setiap tahapan persiapan. Dirinya mengingatkan agar seluruh unsur yang terlibat memastikan bahwa setiap detail telah dipersiapkan dengan baik. Menurutnya, koordinasi harus diperkuat agar tidak ada kendala teknis pada saat pelaksanaan.
“Pelantikan rektor merupakan agenda strategis institusi yang mencerminkan tata kelola dan profesionalisme universitas. Oleh karena itu, seluruh panitia bisa bekerja secara terukur, disiplin, dan responsif terhadap setiap dinamika yang muncul selama proses persiapan,” jelas Prof Hasanuddin.
Dalam pertemuan ini, masing masing panitia memberikan gambaran persiapan, misalnya saja dalam penyusunan alur acara yang dirancang secara sistematis dengan mempertimbangkan aspek ketepatan waktu, kesesuaian protokol, serta efektivitas pelaksanaan. Penyesuaian dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tanpa hambatan.
Di bidang komunikasi, strategi publikasi difokuskan pada penyampaian informasi yang akurat, terkoordinasi, dan menjangkau audiens secara luas. Unhas akan mengoptimalkan diseminasi informasi melalui berbagai kanal, termasuk menjalin kerja sama dengan media, guna memastikan publik memperoleh informasi yang utuh.
Pelantikan rektor merupakan kewenangan Majelis Wali Amanat (MWA) sebagai organ yang bertanggung jawab menetapkan dan melantik pimpinan perguruan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah melalui seluruh tahapan pemilihan, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., ditetapkan sebagai Rektor Universitas Hasanuddin periode 2026–2030.
Melalui penguatan perencanaan dan evaluasi yang berkelanjutan, diharapkan seluruh rangkaian pelantikan dapat terlaksana secara efektif dan tertib. (*)





