jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, meraih penghargaan KWP Award dalam kategori Senator Penguat Kebijakan Publik. Penghargaan tersebut diberikan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (DPR, MPR, DPD RI) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam memperkuat kebijakan berbasis aspirasi masyarakat.
Dalam keterangannya, Ning Lia sapaan akrabnya, menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan pengingat untuk terus konsisten memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
BACA JUGA: Wisatawan ke Taman Nasional Komodo Dibatasi, Ketua DPD RI Sultan: Waktunya Kurang Tepat
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus menghadirkan kebijakan publik yang benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya, Kamis (16/4).
Ia menjelaskan, peran anggota DPD RI tidak hanya berada di tingkat pusat, tetapi juga sebagai jembatan antara daerah dan pemerintah pusat. Karena itu, pendekatan yang ia gunakan adalah aktif turun langsung ke masyarakat atau yang ia sebut sebagai “mudun ngisor”. Melalui pendekatan tersebut, Lia secara rutin menyerap aspirasi, mendengarkan langsung persoalan di lapangan, hingga berdialog dengan pemerintah daerah.
BACA JUGA: Terima Aspirasi DPP PATRIA, Ketua DPD RI Sultan Dorong Pemerintah Beri Relaksasi Limitasi Belanja Pegawai Daerah
“Logikanya sederhana, kebijakan yang baik harus dimulai dari bawah. Kita dengarkan masyarakat dan pemerintah daerah, lalu kita dorong menjadi kebijakan di pusat,” jelasnya.
Sebagai anggota Komite III DPD RI, Lia fokus pada isu pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Ia menilai masih banyak persoalan di sektor tersebut yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya di Jawa Timur. “Layanan pendidikan, kesehatan, hingga ketenagakerjaan harus terus diperkuat karena itu menyangkut keberlangsungan pembangunan bangsa,” tegasnya.
BACA JUGA: DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah
Lia Istifhama yang merupakan keponakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, juga memiliki latar belakang kuat dari keluarga Nahdlatul Ulama. Ia adalah putri dari KH Masykur Hasyim dan Hj Aisyah. Sebagai wajah baru di DPD RI, Lia mencatatkan perolehan suara signifikan pada Pemilu lalu, yakni mencapai 2.739.123 suara. Berdasarkan survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya mencapai 70,5 persen, tertinggi di antara legislator Jawa Timur.
Ning Lia menegaskan, penghargaan KWP Award bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses panjang dalam mengawal kepentingan daerah di tingkat nasional. “Penghargaan ini saya dedikasikan untuk masyarakat Jawa Timur. Saya akan terus memastikan suara mereka hadir dalam setiap kebijakan yang dibahas di pusat,” pungkasnya. (tan/jpnn)
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga




