JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan crude oil atau minyak mentah di Indonesia aman hingga Desember 2026.
Hal tersebut disampaikan Bahlil usai melakukan kesepakatan dengan utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Energi Rusia.
“Untuk crude 1 tahun, dari mulai bulan Juni sampai dengan bulan Desember, insyaAllah sudah aman. Jadi kita nggak perlu risau, tinggal kita meningkatkan produksi daripada kilang minyak kita,” papar Bahlil didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (16/4/2026).
Sementara untuk harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Bahlil menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya untuk memberikan angka terbaik sesuai pasar.
Baca Juga: Bahlil Lapor ke Prabowo Usai Bertemu Utusan Khusus Putin dan Menteri Energi Rusia, Ini Hasilnya
“Harga itu tetap kita akan mencari harga yang terbaik, yang jelas kita akan mencoba untuk tidak boleh lebih dari pada harga pasar, harga di bawah pasar itu jauh lebih baik, tapi minimal sama dengan harga pasar,” ujar Bahlil, dipantau dari Breaking News KompasTV.
Sebelumnya, Bahlil memastikan jika Indonesia akan mendapatkan pasokan minyak dari Rusia usai dirinya bertemu dengan utusan khusus Presiden Vladimir Putin dan Menteri Energi Rusia.
“Alhamdulillah cukup menggembirakan, bahwa kita akan mendapat pasokan dari Rusia dan juga dari pihak Rusia akan siap membangun beberapa infrastruktur yang penting dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita,” ucap Bahlil.
Bahkan, sambung Bahlil, dalam pertemuannya dengan utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Energi Rusia juga dibahas perihal elpiji.
Baca Juga: KPK Periksa Pejabat Kemenhub Danto Restyawan terkait Kasus Suap DJKA
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- bahlil lahadalia
- pasokan crude dari rusia
- rusia pasok crude
- pasokan crude indonesia
- menteri esdm bahlil lahadalia





