Penertiban Lapak di Atas Drainase di Tallo Makassar, Sebagian Dibongkar Mandiri

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Tallo, Kota Makassar, melakukan penertiban lapak pedagang yang berdiri di atas saluran drainase serta fasilitas umum (fasum dan fasos) di Kelurahan Ujung Pandang Baru, Kamis (16/4/2026).

Penertiban yang melibatkan tim gabungan ini menyasar tiga titik, dengan total delapan lapak yang ditindak. Beberapa di antaranya bahkan telah berdiri hingga puluhan tahun.

Camat Tallo, Andi Husni, mengungkapkan bahwa di Jalan Teuku Umar terdapat dua lapak yang telah berdiri lebih dari 20 tahun. Kedua lapak tersebut dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya setelah menerima peringatan resmi dari pemerintah setempat.

“Penertiban ini tidak dilakukan secara tiba-tiba. Kami mengedepankan pendekatan persuasif, melalui tahapan imbauan hingga surat peringatan bertahap dari SP1 sampai SP3,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Pendekatan tersebut, lanjutnya, memberikan ruang bagi pedagang kaki lima (PKL) untuk memahami aturan serta beradaptasi sebelum dilakukan penertiban atau relokasi.

Kegiatan kemudian berlanjut di Jalan Gatot Subroto. Di lokasi ini, tiga lapak juga telah lebih dulu dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Petugas Satpol PP bersama tim kebersihan selanjutnya membersihkan sisa material di area tersebut.

Sementara itu, di Jalan A.R. Hakim, penataan dilakukan melalui skema relokasi terhadap tiga unit usaha. Langkah ini diambil guna menciptakan kawasan yang lebih tertib, rapi, dan nyaman bagi masyarakat.

Andi Husni menegaskan, penertiban ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum sekaligus mengembalikan fungsi fasilitas publik seperti trotoar dan drainase, serta meningkatkan estetika lingkungan.

“Kami terus mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi yang baik dengan para pelaku usaha, sehingga proses penertiban dapat berjalan lancar tanpa konflik,” tambahnya.

Lurah Ujung Pandang Baru, Muhammad Mahfudz Akramy Amiruddin, turut mengapresiasi para pemilik lapak yang menunjukkan itikad baik dengan melakukan pembongkaran secara mandiri.

Menurutnya, hal tersebut mencerminkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam penataan kawasan dan pengembalian fungsi fasilitas umum.

“Kami sangat mengapresiasi sikap kooperatif para pemilik lapak. Ini menunjukkan adanya kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan tertata.

Ke depan, Pemerintah Kelurahan Ujung Pandang Baru bersama Kecamatan Tallo akan terus melakukan pengawasan dan penataan secara berkelanjutan guna memastikan kawasan tetap nyaman dan aman bagi seluruh masyarakat.

“Penataan ini bukan sekadar penertiban, tetapi upaya bersama menjaga lingkungan agar tetap layak dan nyaman untuk semua,” tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inara Rusli Ditanya 28 Pertanyaan soal Perzinaan, Bantah Status Tersangka
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Arab Saudi Tolak Serangan ke Iran, Dubes Faisal Ungkap Dampak Krisis Energi Global
• 4 jam lalumatamata.com
thumb
Turnamen Domino Nasional Surabaya 2026 Siapkan Hadiah Rp200 Juta
• 1 menit lalutvrinews.com
thumb
Polisi Bongkar Penjualan Obat Terlarang Berkedok Toko Ikan Hias
• 2 jam laludisway.id
thumb
Serpihan Helikopter PK-CFX Terdeteksi dari Udara, Tim Evakausi Darat Berusaha Tembus Hutan Sekadau
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.