REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau proses penangkapan ikan sapu-sapu dan pembersihan saluran air di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat.
Pramono menyebutkan kegiatan itu tidak hanya dilakukan di Jakarta Utara, tetapi juga serentak di lima wilayah Jakarta.
Baca Juga
763 Kilogram Ikan Sapu-Sapu Berhasil Ditangkap di Jakarta Timur
KontraS Desak Pengungkapan 'Dalang' di Balik Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Serbia Siapkan Batalyon Militer Robot dan Drone Berbasis AI
“Pelaksanaan serentak di lima kota di Jakarta untuk menangkap ikan sapu-sapu, karena diketahui ikan sapu-sapu ini sekarang mendominasi perairan yang ada di Jakarta,” ujar Pramono di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat.
Pria yang akrab disapa Pram itu menjelaskan menurut hasil telaah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), diperkirakan di atas 60 persen lebih ikan sapu-sapu saat ini berada di Jakarta dan daerah lainnya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Keberadaan ikan tersebut di sungai serta gorong-gorong dinilai cukup berbahaya karena ikan tersebut memakan telur dari ikan-ikan lokal dan merusak tembok-tembok sungai.
“Yang paling berbahaya adalah kemarin dalam rapat, saya dilaporin oleh Kepala KKP bahwa di ikan ini rata-rata sudah di atas 0,3 kadar residunya. Kalau itu dikonsumsi, akan berbahaya, dan kalau dibiarkan, maka dia akan merusak,” jelas Pramono.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)