Lima Tembakan Meletus di Bandung, Satpam Tersungkur Demi Selamatkan Motornya

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

Dor… dor… dor… dor… dor….

Letusan tembakan dari senjata api rakitan itu memecah keheningan malam di sekitar Jalan Gedebage Selatan, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/4/2026) malam. Tidak hanya terdengar, sebagian pelurunya bersarang di tubuh Ronaldi (39), anggota satpam di kawasan itu. Semua gara-gara sepeda motor.

Jarum jam menunjukkan pukul 21.00 WIB ketika Ronaldi melihat ada sosok yang berusaha menghidupkan sepeda motornya. Saat ini, sepeda motor itu disimpan di dekat gerbang gudang tempat dia bekerja. Melihat ada yang tidak beres, Ronaldi yakin motornya hendak digasak maling.

Tidak ingin kecolongan, Ronaldi bergegas mendekat. Namun, maling yang berjumlah dua orang itu sudah lebih dulu menyalakan sepeda motor dan mencoba kabur.

Ronaldi tidak menyerah. Tak ingin kehilangan sepeda motornya, ia berlari mengejar pelaku.

Kegigihan Ronaldi membuat pelaku panik. Salah seorang maling lantas melepaskan lima tembakan.

Baca Juga300 Senjata Rakitan Terjual dalam Tiga Tahun

Ronaldi terluka. Namun, dia masih sempat berteriak meminta warga menggagalkan pencurian itu.

Beruntung, warga sigap menyambut permintaan tolong itu. Salah seorang pelaku, Dika, ditangkap dan dibawa ke kantor polisi. Sementara Lutfhi, pelaku lain, kabur.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cinambo Inspektur Satu Mulyana Wiyata mengatakan, Dika kini ditahan bersama barang bukti sepeda motor korban, satu senjata api rakitan, dan radio HT milik pelaku.

”Sementara itu, korban selamat, tapi terluka tembak di dada dan tangan, sehingga harus dirawat di rumah sakit,” kata Mulyana.

Mulyana memastikan, pengejaran terhadap pelaku Lutfi akan dilakukan. Lutfi diduga kabur menuju rumah kerabatnya di Cianjur. Selain itu, asal-usul senjata rakitan akan diselidiki.

Baca JugaSenjata Api dan Ratusan Amunisi Diamankan dari Tersangka Teroris
Sentra senjata angin

Berada di Bandung timur, Gedebage tidak jauh dari kawasan Cipacing di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Cipacing tersohor sebagai sentra pembuatan senjata angin sejak tahun 1896.

Akan tetapi, keahlian itu kerap disalahgunakan sebagian perajin dengan membuat senjata api rakitan dan ilegal. Akibatnya, beberapa kali polisi menggerebek dan menangkap pelakunya di sana.

Terakhir, tim Resmob Bareskrim Polri berhasil menangkap dua pelaku berinisial AS dan TS alias Ki Bedil atas dugaan tindak pidana kepemilikan dan peredaran senjata api serta bahan peledak ilegal pada 6 April 2026.

TS alias Ki Bedil merupakan pelaku yang berperan membuat senjata api rakitan berbagai jenis selama 20 tahun terakhir. Bedil dalam bahasa Indonesia berarti senapan. Adapun AS diduga berperan sebagai perantara dalam jual beli senjata api ilegal.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 4 popor senjata laras panjang serta sejumlah alat yang digunakan untuk merakit senjata api, 1 pistol jenis SIG Sauer P226 lengkap dengan pelurunya, 1 sampel senjata laras panjang yang belum jadi, dan 2 butir peluru kaliber 22 milimeter.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Komisaris Besar Arsya Khadafi mengatakan, TS dikenal ahli membuat revolver hingga senapan. Pembelinya kebanyakan pelaku kejahatan jalanan dan pemburu liar.

Kejahatan dengan senjata api ini membuat pengamat masalah sosial di Jawa Barat, Nandang Suherman, resah. Dia mengatakan, sebagai warga Bandung, ia prihatin dengan maraknya penggunaan dan peredaran senjata api rakitan. Meski rakitan, saat meledakkan peluru, senjata api itu rawan mencabut nyawa korban.

Menurut Nandang, terdapat dua faktor yang patut dicermati di balik peristiwa tersebut. Pertama, warga semakin nekat menggunakan cara apa pun untuk mendapatkan uang di tengah kondisi ekonomi bangsa yang sulit.

Kedua, warga mudah mendapatkan senjata api rakitan di pasaran. Oleh karena itu, aparat harus mengungkap pihak-pihak yang menjual dan membuat senjata api rakitan ini.

”Jangan tunggu ada korban baru,” katanya.

Baca JugaSenjata Api Rakitan dari Lampung dan Jaringan Gelap di Belakangnya  

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG: Waspada Cuaca Terik dan Hujan saat Pancaroba
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Oki Setiana Dewi Tahu Tabiat Buruk Syekh Ahmad Al Misry: Ternyata Dia Belum Sembuh
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
52 Lamaran Kerja Tanpa Jawaban, Sarjana Beralih ke Lapak Sederhana
• 29 menit lalukompas.com
thumb
Perda Kawasan Tanpa Rokok Berlaku di Jakarta, Hippindo Ingatkan Dampak pada UKM
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Bitcoin Hari Ini (17/4): Ada Peluang Rally ke US$80.000!
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.