Delapan jenazah korban tragedi helikopter PK-CFX telah teridentifikasi. Satu korban merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia. Sedangkan tujuh lainnya warga negara Indonesia (WNI), yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.
Satu WNI merupakan warga asal Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, sedangkan sisanya berasal dari luar Kalbar.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, saat menggelar konferensi pers di RS Bhayangkara Pontianak pada Jumat (17/4/2026).
"Satu tadi WNA. Ada satu dari Kalimantan Barat, Melawi. Yang lainnya dari luar Kalimantan Barat," kata Pipit.
Korban WNA tersebut bernama Patrick Kee Chuan Peng, sedangkan korban dari Melawi bernama Charles Dominson Lakidang.
Sementara itu di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Subur, menjelaskan bahwa seluruh jenazah korban akan dikembalikan kepada pihak keluarga setelah dilakukan rekonsiliasi terlebih dahulu oleh tim dokter dan DVI Polda Kalbar.
Terkait kondisi jenazah, Subur mengatakan wajah korban masih dapat dikenali. Hal ini dibuktikan setelah dilakukan pencocokan dengan data yang diberikan pihak keluarga di Posko antemortem guna mengetahui kesesuaian antara pakaian yang dikenakan korban sebelum berangkat maupun fitur wajahnya.
"Sudah teridentifikasi semua, tinggal pihak keluarga nanti akan ada kesesuaian, dicocokkan lagi," ujar Subur.
Pihak kepolisian nantinya akan turut mendampingi proses pengembalian jenazah kepada keluarga korban.




