JAKARTA, DISWAY.ID - Sebanyak 3 ton ikan sapu-sapu berhasil ditangkap dalam operasi yang digelar di saluran PHB Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat 17 April 2026.
Kegiatam yang berlangsung selama tiga jam ini melibatkan petugas gabungan yang turun langsung ke saluran untuk melakukan penangkapan secara manual dengan menggunakan jaring.
BACA JUGA:Semarak Porsenap di Lapas Kelas IIA Cilegon, Warga Binaan Tunjukkan Bakat dan Sportivitas
Kegiatan tersebut, guna menghabisi ikan invasif yang dapat merusak ekosistem dengan memakan telur ikan lokal.
Setelah ditangkap, ribuan ikan sapu-sapu dimasukkan ke dalam karung sebelum dibawa ke lokasi pemusnahan yang berjarak sekitar 50 meter dari saluran PHB.
Di lokasi tersebut, petugas PPSU telah menggali lubang dengan kedalaman sekitar satu meter. Ikan sapu-sapu hasil tangkapan kemudian dimusnahkan dengan cara dikubur.
BACA JUGA:Kata Kapolda Jambi soal Pelarian Alung: Sempat Sembunyi di Masjid Mapolda
Lurah Srengseng Sawah Sunardi mengatakan, lokasi penguburan ikan sapu-sapu dipastikan aman karena jauh dari permukiman warga.
"(Lokasi pemusnahan) Insya Allah nggak mengganggu ya, karena jauh dari permukiman dan di lokasi yang tidak ada penduduk," kata Sunardi.
Adapun operasi penangkapan ikan sapu-sapu ini digelar secara serentak di sejumlah wilayah di DKI Jakarta.
BACA JUGA:Heboh Paket 27,83 Kg Kokain di Sumenep, Polda Jatim Lakukan Uji Lab Forensik
Ikan sapu-sapu dianggap menjadi predator bagi ikan-ikan lokal dan berpotensi merusak ekosistem kali.





