Grid.ID - Ernest Prakasa menjelaskan alasannya mengapa ia kerap terlibat dalam produksi film bernuansa Batak. Kali ini, ia diketahui akan kembali memproduseri film musikal Batak karya Bene Dion.
Film tersebut diproduksi oleh rumah produksi miliknya, Imajinari, yang selama ini dikenal konsisten menghadirkan karya-karya segar. Keterlibatan Ernest dalam proyek ini pun kembali menarik perhatian.
Sebelumnya, Ernest memang beberapa kali memang terlibat dalam produksi film dengan nuansa budaya Batak. Ia pun memberikan penjelasan secara terbuka akan hal tersebut.
"Oke, sebenarnya kenapa Batak lagi Batak lagi, karena di kami tuh Imajinari itu kan bagian dari keluarga namanya HAHAHA Corp, HAHAHA Artist Management dan ada Bene Dion," ujarnya saat berada di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (17/4/2026).
Ernest kemudian menyinggung posisi Bene Dion. Ia menyebut bahwa Bene sudah lama menjadi bagian penting dari keluarga besar mereka.
"Bene adalah salah satu talent yang udah ada di keluarga HAHAHA Corp dari lama banget gitu," katanya.
Menurut Ernest, pendekatan terhadap karya bernuansa Batak tidak lepas dari keinginan Bene Dion sebagai kreator. Ia menegaskan bahwa hal tersebut menjadi salah satu alasan utama mereka menggarap proyek-proyek serupa.
"Jadi kenapa kita mendekat ke film atau karya-karya yang bernuansa Batak, karena itu adalah sesuatu yang Bene mau sampaikan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ernest menekankan bahwa pihaknya selalu mendukung visi kreatif yang ingin disampaikan oleh Bene. Dukungan tersebut diberikan selama karya yang dihasilkan dinilai memiliki potensi.
"Jadi selama Bene mau bercerita dan berkarya dalam lingkup Bataknya, ya kita support Bene gitu," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa faktor kepercayaan terhadap kualitas karya menjadi pertimbangan penting. Selama mereka yakin dengan ide yang diusung, proyek tersebut akan tetap dijalankan.
"Asal kita believe sama karyanya dan kita merasa ini menarik untuk dikerjakan, ya kita kerjakan gitu," tuturnya.
Meski demikian, Ernest menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk menggarap film dengan latar budaya lain. Ia menyebut bahwa peluang tersebut tetap terbuka lebar ke depannya.
"Enggak menutup kemungkinan (buat film etnis lain), tapi kebetulan ada Bene Dion di situ yang memang sangat dekat tentunya dengan etnisnya dia, jadi kita lari ke sana," tutupnya. (*)
Artikel Asli




