4 Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Universitas Esa Unggul powered by Arizona State University kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas akademik dan riset melalui pengukuhan empat Guru Besar dalam Sidang Terbuka Senat yang digelar di Kemala Ballroom, Kampus Jakarta, Rabu 15 April 2026.

Momentum ini menjadi tonggak penting dalam penguatan tradisi keilmuan, inovasi, serta kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global.

Sidang terbuka berlangsung khidmat diawali dengan prosesi akademik Senat Universitas yang memasuki ruang upacara diiringi lagu Gaudeamus, dilanjutkan dengan pembukaan resmi Sidang Terbuka Senat oleh Ketua Senat Universitas Esa Unggul, Dr. Yanuar Ramadhan, SE, MM, Ak, CA, CFMA.

BACA JUGA:Soft Opening Esa Unggul Global Innovation Hub Perluas Akses Pendidikan Global di Jaksel

Prosesi pengukuhan ditandai dengan rangkaian penyampaian orasi ilmiah yang diawali dengan pembacaan riwayat hidup, pemutaran video profil, hingga penyampaian gagasan keilmuan masing-masing profesor oleh Ketua Dewan Guru Besar Universitas Esa Unggul, Prof. Dr. Ahmad Hidayat Sutawijaya, S.E, M.Com.

Kunjungi situs resmi Universitas Esa Unggul untuk mengetahui informasi terbaru seputar kegiatan, prestasi, dan program unggulan.

BACA JUGA:Dosen Universitas Esa Unggul Jadi Satu-satunya Pakar Ekonomi di Forum Inovasi Kesehatan Inggris–Indonesia

Empat akademisi yang dikukuhkan sebagai Guru Besar adalah:

    • Prof. Dr. Titta Novianti, S.Si., M.Biomed (Bioteknologi)

    • Prof. Dr. Vitri Tundjungsari, S.T., M.Sc., M.M (Ilmu Komputer)

    • Prof. Dr. Erry Yudhya Mulyani, S.Gz., M.Sc (Ilmu Gizi)

    • Prof. Dr. Tantri Yanuar Rahmat Syah, S.E., M.S.M., CDM., CAIP (Manajemen)

BACA JUGA:Universitas Esa Unggul Resmikan Unit Layanan Disabilitas, Wujud Nyata Pendidikan Inklusif

Prof. Dr. Erry Yudhya Mulyani, S.Gz., M.Sc membuka sesi orasi ilmiah dengan mengangkat topik “Inovasi Model Edukasi dan Intervensi Gizi-Hidrasi Terintegrasi Berbasis Teknologi untuk Peningkatan Status Kesehatan Ibu dan Anak”, yang menyoroti pentingnya pendekatan berbasis teknologi dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan.

Selanjutnya, Prof. Dr. Tantri Yanuar Rahmat Syah, S.E., M.S.M., CDM., CAIP melanjutkan rangkaian orasi ilmiah dengan topik “Strategic Alignment dalam Ekosistem Layanan Digital: Model Nilai sebagai Amplified Alignment untuk Daya Saing dan Keberlanjutan”, yang membahas strategi penguatan daya saing organisasi melalui integrasi layanan digital.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tulis Surat ke Prabowo, Andrie Yunus Sebut Pengadilan Militer untuk Kasusnya Tidak Akan Legitimate
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Mengenal Asal Usul Ikan Sapu-Sapu, Lengkap Jenis dan Penyebarannya di Indonesia
• 9 jam laludisway.id
thumb
6 Bulan Jadi Buronan, Kurir Sabu 58 Kilogram yang Kabur dari Ruang Penyidik Polda Jambi Akhirnya Tertangkap Saat Mau ke Riau
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Denis Sassou Nguesso Resmi Dilantik untuk Masa Jabatan Kelima
• 1 jam laludetik.com
thumb
Kementan Dorong Investasi Susu di Jawa Tengah
• 14 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.