Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) menyiapkan konsep debarkasi tanpa asrama haji untuk meningkatkan pelayanan dan efisiensi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Mohammad Irfan Yusuf Menhaj menjelaskan, debarkasi tanpa asrama tersebut sudah dilakukan uji coba di Yogyakarta. Lokasi debarkasi yang dipilih adalah sebuah hotel yang dekat dengan bandara.
“Tahun ini, kita coba Jogja. Kebetulan ada hotel yang berdekatan dan tidak jauh dari bandara,” ujar Gus Irfan sapaan akrab Menhaj di Asrama Haji, Jumat (17/4/2026).
Embakrasi di Yogyakarta tersebut sudah dilakukan simulasi sebanyak dua kali dan disebut sudah berjalan sesuai rencana untuk efisiensi pelayanan.
“Mudah-mudahan dengan dua kali simulasi kita temukan beberapa kekurangan, nanti bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Selain di Yogyakarta, Menhaj juga berencana mendirikan debarkasi tanpa asrama haji di Jawa Timur pada 2027 yang akan berlokasi di Kediri dan dipilih wilayah dekat dengan Bandara Dhoho.
Penambahan Debarkasi Kediri iki akan mengurangi beban layanan Asrama Haji Debarkasi Surabaya yang sudah melayani tiga wilayah provinsi.
“Tahun depan kita tambah Dhoho. Ada Juanda, ada Doho Kediri,” jelasnya.(wld/faz)




