TULUNGAGUNG, iNews.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan maraton di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026). Kali ini, penyidik menyasar kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung dan mengumpulkan puluhan pejabat daerah.
Kegiatan ini merupakan pengembangan dari kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan ajudannya, Dwi Yoga Ambal.
Rombongan penyidik KPK tiba di Kantor Pemkab Tulungagung sejak Jumat pagi dengan pengawalan ketat aparat gabungan. Setibanya di lokasi, petugas langsung menyebar ke sejumlah ruangan yang sebelumnya telah dipasangi segel merah-hitam khas KPK.
Akses masuk ke area kantor dibatasi ketat selama proses penggeledahan berlangsung. Penyidik tampak membawa sejumlah koper yang diduga berisi dokumen penting terkait aliran dana atau proyek yang menjerat sang bupati.
Baca Juga:Unik! Pemudik Motor Bawa 8 Ayam Jago ke Brebes, Takut Hilang DitinggalDi saat bersamaan dengan penggeledahan, puluhan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dikumpulkan oleh tim KPK. Beberapa pejabat tampak menjalani pemeriksaan satu per satu di dalam ruangan selama kurang lebih 30 menit.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung, Ahmad Mugiyanto mengatakan, seluruh pejabat eselon dikumpulkan untuk menerima arahan sekaligus dimintai keterangan.
"Kami dikumpulkan bersama-sama untuk memenuhi undangan sosialisasi bersama KPK. Namun, ada juga yang dimintai keterangan secara bergantian di dalam ruangan sekitar 30 menit. Penekanannya adalah perubahan pola kerja birokrasi agar lebih baik ke depan," ujar Ahmad Mugiyanto.
Aksi KPK di kantor Pemkab ini merupakan kelanjutan dari penggeledahan hari sebelumnya. Pada Kamis kemarin, penyidik telah lebih dulu menggeledah rumah dinas bupati, rumah pribadi Gatut Sunu Wibowo, serta kediaman sang ajudan, Dwi Yoga Ambal.
Hingga saat ini, tim KPK masih terus mendalami bukti-bukti di lapangan untuk memperkuat konstruksi hukum kasus suap yang mengguncang publik Tulungagung tersebut. Belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah aset atau uang yang berhasil disita dalam penggeledahan hari kedua ini.
#jatim




