PARIS, KOMPAS.TV - Pemerintah Inggris Raya dan Prancis dilaporkan menginisiasi upaya untuk membuka Selat Hormuz yang ditutup akibat perang AS-Israel di Iran. Kedua neagra menggelar pertemuan di Paris pada Jumat (17/4/2026) untuk membahas upaya pembukaan jalur perairan tersebut.
Konferensi bertajuk Prakarsa untuk Kebabasan Maritim dan Navigasi di Selat Hormuz tersebut dilaporkan dihadiri setidaknya 30 negara. Namun, daftar negara yang hadir tidak diungkapkan ke publik.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan konferensi ini akan membahas misi militer untuk menjamin keamanan kapal yang hendak melintas di Selat Hormuz. Macron menekankan misi akan bersifat defensif dan hanya dimulai jika "kondisi keamanan memungkinkan."
Baca Juga: Iran Respons Positif Permintaan Izin Melintas Selat Hormuz Kapal Pertamina, Ini yang Dilakukan Kemlu
Pertemuan di Paris dilaporkan menjadi upaya bersama negara-negara yang tidak terlibat tetapi terdampak perang di Iran. Penutupan Selat Hormuz sejak 28 Februari lalu disebut membuat ekonomi dunia terguncang karena jalur utama pengiriman minyak terganggu.
"Pembukaan segera dan tanpa syarat Selat Hormuz adalah tanggung jawab global dan kita harus bergerak agar energi dan perdagangan global bisa mengalir kembali," kata Perdana Menteri Inggris Raya Keir Starmer dikutip Associated Press, Jumat (17/4).
Macron menyebut partisipan misi akan berkontribusi sesuai kapabilitas. Sedangkan seorang pejabat pemerintah Prancis menyatakan misi ini nantinya akan melibatkan kapal Angkatan Laut dari koalisi yang diterjunkan ke Selat Hormuz.
"Yang penting adalah operator-operator kapal memiliki semua sarana yang dibutuhkan untuk memastikan kapal-kapal mereka tidak akan ditembak jika melintasi selat," kata pejabat tersebut.
"Itu mungkin akan memerlukan kapabilitas intelijen, pembersihan ranjau, pengawalan militer, prosedur komunikasi dengan negara-negara pesisir, dan lain sebagainya."
Baca Juga: Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik AS-Iran, Kemlu Minta Hindari Jalur Penerbangan Rawan
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Associated Press
- blokade selat hormuz
- selat hormuz
- koalisi buka selat hormuz
- perang iran
- inisiatif buka selat hormuz





