Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf kepada umat Hindu, khususnya masyarakat Bali, karena tidak dapat menghadiri langsung peringatan Dharma Santi Nasional Tahun Baru Saka 1948.
Permohonan maaf itu disampaikan dalam pesan video yang diunggah dalam akun Instagram @sekretariat.kabinet, Jumat (17/4).
"Pada kesempatan ini saya mohon maaf kepada anak-anakku di Bali dan masyarakat Bali seluruhnya karena saya tidak dapat menghadiri langsung acara peringatan Dharma Santi Nasional 2026 atau 1948 Saka," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu.
"Pada kesempatan yang baik ini, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di tanah air," lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa Dharma Santi menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan dan nilai-nilai kehidupan.
"Dharma Santi adalah momentum untuk saling memaafkan, memperkuat persaudaraan, dan meneguhkan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan kita," tandas dia.





