Unpad Sebut Mahasiswi Asing Korban Pelecehan Guru Besar Sudah Tidak Studi

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Universitas Padjadjaran (Unpad) menonaktifkan sementara seorang dosen yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus. Pihak Unpad mengatakan korban sudah tidak studi di kampusnya.

"Mengenai kelanjutannya saya belum ada info updatenya, penelusuran sedang dilakukan," ujar Kepala Humas Unpad, Dandi Supriadi saat dikonfirmasi, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: Komisi X DPR Beri Atensi Serius Kasus Pelecehan Seksual Via Siber di Kampus

"Korban sudah tidak studi di Unpad," tambahnya.

Namun, ketika ditanya soal kapan kejadiannya, Supriadi belum bisa membeberkan informasi lebih lanjut.

"Saya tidak ada infonya. Hanya siaran pers kemarin yang bisa saya share," katanya.

Bentuk Tim Investigasi

Selain menonaktifkan dosen tersebut, Unpad juga membentuk tim investigasi untuk melakukan penelusuran secara objektif dan menyeluruh yang melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) serta unsur Senat Fakultas.

Ia mengatakan kampus tetap mengedepankan kehati-hatian dalam proses pembuktian agar tidak menimbulkan keputusan yang keliru, meskipun keberpihakan tetap diberikan kepada korban.

Ia menegaskan, apabila dalam proses investigasi terbukti terjadi pelanggaran, Unpad akan menjatuhkan sanksi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga: IPB Investigasi Dugaan Pelecehan Seksual Grup Chat Mahasiswa, Ini Hasilnya

"Unpad akan selalu memperhatikan prosedur pembuktian dengan saksama melalui perangkat yang ada agar tidak menimbulkan keputusan yang keliru, walaupun titik keberpihakan Unpad adalah kepada korban," tegasnya.

Unpad memastikan penanganan kekerasan tidak hanya dilakukan pada kasus ini, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyeluruh untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan kondusif.

Pihak kampus juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk sivitas akademika untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Kasus dugaan kekerasan seksual tersebut viral melalui platform media sosial (medsos) X. IY, oknum guru besar Fakultas Keperawatan (FKep) Unpad itu diduga meminta mahasiswi asing program pertukaran pelajar (exchange) untuk mengirimkan foto saat memakai bikini.




(azh/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Kutuk Sanksi Baru AS, Sebut sebagai Terorisme Ekonomi dan Pemerasan Negara
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Gagal Ujian SIM? Kesempatan Mengulang Ternyata Dibatasi
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Polda Metro Ungkap Alasan Penanganan Kasus Ijazah Jokowi Terkesan Berlarut-larut
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Semua Korban Heli Jatuh di Sekadau Ditemukan Tewas
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Transit di Bandara Narita, Menhan Sjafrie Sempatkan Diskusi dengan Menhan Jepang
• 19 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.