Jembatan Era Kolonial di Desa Kranggan Akhirnya Direvitalisasi, Buka Akses Vital Warga

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jembatan peninggalan kolonial Belanda yang sudah lama tak terpakai di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, akhirnya direvitalisasi.

Jembatan Era Kolonial di Desa Kranggan Akhirnya Direvitalisasi, Buka Akses Vital Warga (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Jembatan peninggalan kolonial Belanda yang sudah lama tak terpakai di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, akhirnya direvitalisasi lewat program Jembatan Garuda yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto. 

Kepala Desa Kranggan Arjito, menuturkan jembatan tersebut dulunya merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Kranggan dan Desa Leles di Kecamatan Manisrenggo, bahkan hingga menuju DI Yogyakarta. Karena itu, ia dan warga sekitar senang sekali dengan realisasi jembatan gantung yang baru ini.

Baca Juga:
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari sambil Berbagi

“Harapannya digunakan warga masyarakat, kaitannya dengan jalur penghubung antara Desa Kranggan dan Leses. Dan juga nanti ke Yogyakarta. Ini kan jalan yang sangat vital sekali untuk Desa Kranggan dan Desa Leses,” kata Arjito saat diwawancara di lokasi, Sabtu (11/4).

Arjito bercerita jembatan di Desa Kranggan ini sudah lama rusak dan perbaikannya sudah diajukan sejak 13 tahun lalu. Selama ini warga yang mau menuju Desa Leles harus memutar jalan hingga sejauh 2 kilometer (KM).

Baca Juga:
Dunia Sambut Pembukaan Kembali Selat Hormuz di Tengah Konflik AS-Iran

“Kami selama 13 tahun menunggu,” ucap dia. Anggota Babinsa Desa Kranggan, Sersan Kepala (Serka) Ali, mengungkapkan awalnya ia dan tim ditugaskan untuk mendata jembatan di wilayah tugas mereka. Lalu, mereka menemukan salah satu jembatan peninggalan zaman Belanda yang sudah lama tak terpakai dan mengajukannya ke Kodim Klaten agar masuk dalam program Jembatan Garuda.

“Di wilayah saya ada jembatan peninggalan Belanda, terus pada waktu pemakaiannya kurang lebih sudah 13 tahun tidak dipakai. Alhamdulillah kami data, kami laporkan ke Stapter Kodim, Alhamdulillah di-acc untuk pembuatan Jembatan Gantung Garuda Perintis,” ujar Ali.

Baca Juga:
Eks Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Sampaikan Permohonan Maaf

Ali juga mengatakan jembatan ini tak hanya menyambungkan antardesa, tapi juga antarkota dan antarprovinsi. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden atas program pembangunan jembatan ini. Ia berharap jembatan ini bermanfaat bagi warga setempat.

“Sangat-sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan bantuan Jembatan Gantung Garuda Perintis di wilayah binaan saya. Semoga dengan dibangunnya Jembatan Gantung Garuda Perintis, bermanfaat bagi warga binaan saya,” katanya.

Baca Juga:
Berkat Sekolah Rakyat, Remaja Ini Hidupkan Lagi Impian untuk Bekerja di Pertambangan

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Clash of Legend di GBK: Kluivert Batal Main, Ronaldo Jadi Pelatih
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi, Nadiem Makarim: Saya Minta Maaf
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Usai Dilaporkan Akibat Pencabulan Lima Santri, Dai Kondang Ini Sudah Tinggal di Mesir
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
PBB Sebut Jakarta Nomor Satu Dunia, Tokyo hingga Seoul Kalah
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Regenerasi Skuad Timnas untuk Piala Dunia 2030
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.