Gerakan Nasional Anti Narkoba (GRANAT) memuji langkah tegas Polda Riau dalam menindak peredaran narkoba. Sebanyak 1.026 kasus narkoba yang diungkap selama Januari-April 2026 ini dinilainya sebagai keberhasilan 'spektakuler'.
"Bahwa keberhasilan tersebut merupakan prestasi yang spektakuler, dan mengindikasikan bahwa Polda Riau dengan jeli melihat adanya jalur masuk narkotika melalui wilayah pesisir Provinsi Riau, khususnya melalui jalur perairan internasional yang terhubung dengan wilayah Rokan Hilir (51 kasus 77 tersangka)," ujar Ketua Umum DPP GRANAT, Henry Yosodiningrat, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (17/4/2026).
Berdasarkan catatan Polda Riau, selama periode Januari hingga April 2026 telah mengungkap 1.026 kasus narkoba dengan tersangka sebanyak 742 orang. Adapun, barang bukti narkotika yang berhasil disita antara lain 77,22 kilogram sabu, 23.27 kilogram heroin, 46.795 butir ekstasi, 28,69 kilogram ganja, 10.111 butir Happy Five, 592 botol etomidate, dan 400 pcs happy water.
Henry menilai, langkah tegas ini selaras dengan arahan Presiden pada Oktober 2025 lalu yang menegaskan zero tolerance terhadap pelaku narkoba. Henry menilai Polda Riau telah menunjukkan kesungguhan dan profesionalitas dalam menjawab tantangan tersebut.
"Narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan bangsa. Apa yang dilakukan Polda Riau menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi generasi penerus sesuai arahan Kepala Negara," tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan Polda Riau dalam mengungkap narkoba patut diapresiasi. Di sisi lain, Polda Riau juga melakukan pendekatan tidak semata-mata represif, tetapi juga strategis dalam memutus mata rantai peredaran narkotika dari hulu hingga hilir.
"Hal tersebut harus diakui sebagai prestasi yang membanggakan dan sangat spektakuler, mengingat kejahatan narkotika adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang terorganisir dan dilakukan secara sistematis dengan modus operandi yang berubah-ubah, sehingga pengungkapannya mempunyai tingkat kesulitan yang sangat tinggi dan melebihi kesulitan dalam mengungkap kejahatan
yang lain.
"Keberhasilan yang spektakuler itu sudah barang tentu merupakan hasil dari kerja keras yang professional dan cerdas, oleh karenanya layak untuk diapresiasi oleh semua pihak khususnya GRANAT yang mewakili masyarakat," pungkasnya.
(mea/dhn)





