Industri Sawit Beri Dampak Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Industri kelapa sawit berkomitmen mewujudkan ekonomi hijau dengan secara aktif meningkatkan peran di pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta kontribusi sosial. Ketua Bidang Kampanye Positif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Edi Suhardi, mengatakan, industri kelapa sawit memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Menurut dia, industri sawit juga memberikan dampak positif terhadap aspek sosial di Indonesia. "Selain manfaat ekonomi, industri sawit ini memberi manfaat terhadap bidang sosial ekonomi dengan penciptaan lapangan kerja baik secara langsung maupun tak langsung sebanyak 17 juta jiwa," katanya dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga
  • Pertamina NRE Garap Peluang Biometanol dari Limbah Sawit
  • SPKS Desak Kenaikan Dana Bagi Hasil Sawit untuk Daerah Penghasil
  • Alumni UBSI Kampus Pontianak Ini Pegang Sistem ERP Perusahaan Sawit di Kalbar

Edi menjelaskan, industri kelapa sawit turut memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Selain itu, juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani, pelaku UMKM, hingga masyarakat di sekitar kawasan perkebunan. Kemudian, kata Edi, industri sawit berkontribusi nyata terhadap pembangunan infrastruktur di lokasi perkebunan yang umumnya merupakan daerah terpencil.

"Biasanya lokasi sawit ini berada di daerah yang sangat terisolasi. Perusahaan itu harus membangun jalan dan infrastruktur untuk membuka akses ke lokasi perkebunan. Selain itu, perusahaan sawit membangun fasilitas pendukung untuk masyarakat," ucap Edi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Karena itu, ia meykini, industri sawit masih memiliki potensi untuk berkontribusi lebih besar dalam mendukung pembangunan ekonomi hijau di Tanah Air. Edi berharap, terjalin sinergi yang semakin erat antara pelaku industri dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) untuk mendorong perkembangan sektor kelapa sawit, baik dari sisi produktivitas maupun dampak ekonomi sosial bagi Indonesia.

"Industri sawit telah membuka peluang baik itu pembangunan daerah maupun nasional. Dengan kehadiran industri sawit, masyarakat semakin berkembang, kemiskinan berkurang, dan tingkat kesejahteraan masyarakat membaik," kata Edi.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkum: Unifikasi Regulasi Bentuk Simplifikasi Aturan yang Terlalu Banyak di Indonesia
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Berapa Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI? Simak Penjelasan Lengkapnya
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gubernur Pramono Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Jembatan Era Kolonial di Desa Kranggan Akhirnya Direvitalisasi, Buka Akses Vital Warga
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Prospek Cerah Pasar Mobil PHEV, Konsumen Premium Mulai Beralih
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.