Pantau - Pengurus Pusat Akademi Seni Beladiri Karate Indonesia (PP ASKI) menargetkan peningkatan jumlah atlet yang lolos ke kejuaraan dunia melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate ASKI-JKA ke-IX di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Sabtu (18/4).
Kejurnas Jadi Pijakan Menuju Level DuniaKetua Umum PP ASKI Saipullah Nasution mengatakan ajang ini menjadi langkah strategis untuk memperluas peluang atlet menembus kompetisi internasional.
“Target kami tahun ini meningkat. Jika sebelumnya empat atlet kami kirim ke kejuaraan dunia di Jepang, kali ini kami ingin lebih dari delapan atlet bisa menembus level tersebut,” ujarnya.
Kejurnas yang digelar bertepatan dengan HUT ke-54 ASKI ini diikuti oleh 23 provinsi dan mempertandingkan berbagai kategori usia mulai dari anak-anak hingga senior dalam nomor kata dan kumite.
ASKI yang berafiliasi dengan Japan Karate Association (JKA) juga memanfaatkan kejuaraan ini sebagai jalur pembinaan berjenjang menuju panggung dunia.
Seleksi Ketat dan Peluang ke Tim NasionalSaipullah menegaskan hasil Kejurnas akan menjadi dasar pemanggilan atlet ke tahap pembinaan lanjutan dengan sistem seleksi ketat yang melibatkan dewan juri.
“Hasil Kejurnas ini akan menjadi dasar pemanggilan atlet ke tahap pembinaan lanjutan. Mereka yang memenuhi kualifikasi, baik di level junior maupun senior, akan dipersiapkan untuk kejuaraan internasional,” katanya.
Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal PB FORKI Salmon Alfred Situmeang menyebut Kejurnas ASKI juga membuka peluang atlet masuk tim nasional untuk Kejuaraan Karate Asia (AKF) di Bali pada Juni 2026.
“Kami berharap ada dua hingga tiga atlet dari ASKI yang bisa terpilih memperkuat tim Indonesia di kejuaraan AKF,” ujarnya.
Selain kompetisi, ajang ini juga menjadi sarana peningkatan kualitas wasit dan juri guna menjaga standar pertandingan karate nasional.



