PONTIANAK, KOMPAS.TV - Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Barat Kombes Pol. dr. J Ginting mengungkapkan pihaknya telah mengidentifikasi seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX di hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Ginting menyebut pihak rumah sakit masih menunggu tahap rekonsiliasi sebelum menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga. Menurutnya, proses identifikasi korban berlangsung optimal dan melibatkan tim Biddokkes serta empat dokter forensik.
"Saat ini, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar masih menunggu tahap rekonsiliasi sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga," kata Ginting di Pontianak, Sabtu (18/4/2026).
"Tim identifikasi Rumah Sakit Bhayangkara dan Biddokkes sudah bekerja maksimal. Dari delapan penumpang helikopter yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak, seluruhnya sudah berhasil diidentifikasi."
Baca Juga: Malaysia Konfirmasi Satu Warganya Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Kalbar
Meskipun demikian, Ginting menegaskan proses identifikasi belum selesai karena masih menunggu tahap rekonsiliasi, yaitu pencocokan akhir antara data antemortem dan posmortem.
Ginting menambahkan tidak ada kendala berarti selama proses identifikasi korban kecelakaan. Namun, pihaknya memerlukan verifikasi tambahan bagi seorang korban WNA dengan mencocokkan data sidik jari dari neagra asal.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra menuturkan Tim SAR gabungan menuntaskan proses evakuasi korban kecelakaan helikopter dari medan yang cukip berat.
Junetra menjelaskan helikopter dengan nomor registrasi PK-CFX tersebut jatuh di medan perbukitan yang terjal. Proses evakuasi korban disebut selesai pada malam hari usai kecelakaan.
"Pengangkatan korban dari puing-puing helikopter selesai Kamis malam pukul 22.00 WIB," kata Junetra dikutip Antara.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- kecelakaan helikopter kalbar
- kalimantan barat
- identifikasi korban kecelakana helikopter
- daftar korban kecelakaan helikopter
- helikopter pk cfx





