Pantau - Sekolah Rakyat di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, bertransformasi menjadi sekolah berbasis digital dengan membekali seluruh siswa laptop bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Minggu (19/4/2026).
Kepala Sekolah, Tri Yuli Setyoningrum, menyatakan bantuan perangkat tersebut mendorong perubahan metode belajar mengajar.
“Bantuan laptop tersebut berasal dari Biro Umum Kementerian Sosial. Kehadiran perangkat ini dinilai mampu mendorong perubahan signifikan dalam metode belajar mengajar di kelas,” ujarnya.
Setiap siswa mendapatkan laptop dengan spesifikasi Intel Core i5 dan penyimpanan 152 GB.
Sementara guru dan kepala sekolah menggunakan perangkat dengan spesifikasi lebih tinggi, yakni Intel Core i7.
Laptop dimanfaatkan untuk mengakses materi digital, mengerjakan tugas mandiri, serta mengeksplorasi berbagai aplikasi edukasi.
Teknologi dinilai membuat siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran.
Materi pembelajaran kini disampaikan secara visual dan interaktif, didukung fasilitas smart board di ruang kelas.
Guru memadukan metode konvensional dengan presentasi digital dan video pembelajaran.
Evaluasi pembelajaran juga dilakukan berbasis aplikasi untuk meningkatkan efektivitas.
Sekolah Rakyat Blora memiliki 50 siswa yang berasal dari 16 kecamatan dengan dukungan 18 tenaga pendidik.
Kegiatan belajar dibagi ke dalam dua kelas guna menjaga efektivitas proses pembelajaran.
Transformasi digital ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membekali siswa dengan keterampilan teknologi sebagai persiapan masa depan.




