Pawang Gorila: Komu Paling Pintar di Ragunan, Kalau Haus Panjat Pohon Kelapa

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Di balik tubuh besar dan sorot mata tajam gorila jantan bernama Komu, tersimpan karakter yang membuatnya berbeda dibanding gorila lain di Pusat Primata Schmutzer, Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan.

Pawang gorila di Ragunan, Dwi Suprihadi mengatakan Komu bukan hanya salah satu penghuni paling ikonik di Schmutzer, tetapi juga dikenal sebagai gorila yang paling pintar dan paling punya rasa ingin tahu tinggi.

“Kalau dibanding kakaknya, Komu ini yang paling pintar. Dia paling aktif juga,” kata Dwi saat ditemui Kompas.com di Ragunan, Minggu (19/4/2026).

Baca juga: Momen Gorila Komu Malu Makan Tumpeng Buah Ulang Tahunnya di Ragunan

Komu adalah gorila jantan yang genap berusia 29 tahun pada 16 April 2026.

KOMPAS.com/LIDIA PRATAMA FEBRIAN Suprihadi, perawat gorila di Pusat Primata Schmutzer, yang bersiap memberikan penjelasan kepada pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan, Minggu (19/4/2026).

Ia tinggal di Pusat Primata Schmutzer bersama gorila lain, yakni kakaknya Kumbo serta Kihi.

Di antara ketiganya, Komu disebut memiliki kemampuan unik yang tidak dimiliki gorila lain, yaitu gemar memanjat pohon kelapa di dalam enclosure.

Kemampuan itu kerap terlihat ketika Komu merasa haus atau menginginkan buah tertentu.

Baca juga: Pengunjung Ragunan Kagum Lihat Aksi Gorila Komu Rayakan Ultah: Lucu Banget

Ia akan memanjat pohon kelapa dengan cekatan, lalu mengambil buahnya sendiri.

“Kalau dia lagi haus, dia bisa manjat pohon kelapa. Ambil sendiri buahnya. Itu cuma Komu yang bisa,” ujar Dwi.

Dwi mengatakan, kebiasaan memanjat itu muncul karena rasa ingin tahu Komu yang besar.

Ia sering mengeksplorasi area enclosure dan mencoba berbagai hal yang jarang dilakukan gorila lain.

Hal itu pula yang membuat Komu terlihat lebih dominan dalam hal aktivitas, meski ketiganya kini ditempatkan terpisah.

Meski dikenal aktif dan cerdas, Komu tetap memiliki perilaku alami gorila pada umumnya, salah satunya kebiasaan membelakangi pengunjung saat makan.

Baca juga: Ragunan Akan Buka Sampai Malam Tiap Sabtu untuk Pengunjung Berolahraga

Menurut Dwi, gorila memang cenderung menghindari kontak mata langsung ketika sedang menikmati makanan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Kalau makan biasanya membelakangi. Itu zona nyaman mereka. Jadi bukan karena dia enggak mau lihat pengunjung, tapi memang begitu perilakunya,” kata Dwi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kang TB Singgung Aktor Intelektual
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Kasus Diabetes RI Tembus 11,7 Persen, Skrining Rutin dan Edukasi Jadi Kunci Krusial
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kurangi Ketergantungan Impor Fosil, Vietnam Kaji Perpanjangan Diskon Pajak Kendaraan Listrik hingga 2031
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Penentuan! Link Live Streaming Timnas U17 Indonesia Vs Vietnam di ASEAN U17 Cup 2026, Jam 19.30 WIB
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.