Perjuangan Palestina di Brussel: Global Peace Convoy Indonesia Berangkatkan Feri Amsari dan Prof Sudarnoto untuk Desak Pemimpin Dunia Ambil Sikap Tegas

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

​tvOnenews.com – Perjuangan diplomasi untuk Palestina terus diperkuat oleh elemen masyarakat Indonesia di panggung internasional. Pada Minggu (19/4/2026), Global Peace Convoy Indonesia resmi memberangkatkan delegasi terbaiknya menuju Brussels, Belgia.

Keberangkatan ini dilakukan dalam rangka menghadiri agenda penting Global Sumud Flotilla - Parliamentary Congress 2026, sebuah upaya global untuk menekan blokade terhadap Gaza.

Delegasi Lintas Sektor

Delegasi yang diberangkatkan terdiri dari tokoh-tokoh yang memiliki rekam jejak kuat dalam isu kemanusiaan dan keadilan:

  • Prof. Sudarnoto: Mewakili ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Steering Council dari Headquarter Asia Pacific for Palestine.
  • Feri Amsari: Akademisi sekaligus pakar hukum tata negara yang dikenal vokal dalam isu HAM dan pembelaan terhadap Palestina.
  • Perwakilan Dompet Dhuafa: Mewakili elemen filantropi kemanusiaan Indonesia.

Desak Pemimpin Dunia Berpihak pada Palestina

Feri Amsari
Sumber :
  • Ammar Ramzi

Ditemui di Bandara Soekarno-Hatta sebelum keberangkatan, Feri Amsari menjelaskan bahwa konferensi di Brussels ini memiliki tujuan politis yang krusial.

Delegasi Indonesia akan mendesak para pemimpin negara dunia untuk tidak lagi bersikap netral, melainkan memilih berpihak pada Palestina yang menjadi korban imperialisme Israel dan sekutunya.

"Konferensi Global Sumud Flotilla di Brussel ini bertujuan mendesak pilihan politis para pemimpin negara agar memilih berpihak pada Palestina sebagai korban imperialisme Israel dan sekutunya," tegas Feri Amsari kepada tvOnenews.com.

Salah satu poin paling krusial yang akan dibawa delegasi Indonesia ke panggung internasional adalah langkah hukum progresif yang telah dilakukan di dalam negeri.

Feri Amsari menegaskan bahwa Indonesia telah melaporkan Benjamin Netanyahu dan Israel kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Langkah ini dilakukan dengan menggunakan ketentuan KUHP baru yang menerapkan asas universal, di mana Indonesia memiliki landasan hukum untuk memproses pelaku kejahatan genosida kemanusiaan.

"Kami telah melaporkan Benjamin Netanyahu dan Israel kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia dengan menggunakan ketentuan KUHP baru yang menerapkan asas universal. Kami akan menyampaikan perkembangan-perkembangan itu kepada dunia," jelasnya.

Sempat Terhadang Badai di Barcelona, Armada Global Sumud Flotilla Kembali Angkat Jangkar Menuju Gaza
Sumber :
  • Global Sumud Flotilla

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenbud Gelar Kirab Pusaka Nusantara 2026 di Kawasan Candi Borobudur
• 12 jam laludetik.com
thumb
Putih Sari Soroti Koordinasi Program Pemagangan Nasional Perlu Diperkuat
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Pram Prihatin Lirik Lagu ‘Erika’ HMT-ITB Berubah Jadi Vulgar: Dulu Bukan Begitu
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Celios Soroti Risiko Kebocoran Solar Subsidi di Tengah Lonjakan Harga BBM Nonsubsidi
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Napoli Keok, Inter Milan Butuh 4 Poin untuk Kunci Gelar, AS Roma Lewatkan Peluang ke-4 Besar
• 13 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.