REPUBLIKA.CO.ID, Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi turut menjadi garda terdepan dalam memastikan kelancaran pelayanan jemaah haji Indonesia, khususnya di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara.
Sebanyak 423 tenaga pendukung yang terdiri dari petugas mukimin dan mahasiswa mengikuti bimbingan teknis (bimtek) sebagai bagian dari pemantapan tugas. Mereka dipersiapkan untuk membantu berbagai aspek layanan, mulai dari penyambutan jemaah di bandara, pendampingan di sektor, hingga pelayanan langsung kepada jemaah, termasuk lansia.
Baca Juga
Karena Hal Ini, Iran Belum Putuskan Kirim Delegasi ke Pakistan
Gas 12 Kg Naik 18 Persen, Segini Harga Jual di Jabar, Jateng, dan DIY
323 Sekolah di Majalengka Rusak dan Menunggu Revitalisasi
Kepala Kanselerai Konsulat Jenderal RI Jeddah, Soeharyo Tri Sasongko menegaskan bahwa keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan.
“Tenaga pendukung ini menjadi ujung tombak di lapangan. Mereka langsung bersentuhan dengan jemaah, sehingga dituntut sigap, ramah, dan profesional dalam memberikan pelayanan," ujarnya, Ahad (19/4/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Ia menjelaskan, tenaga pendukung disebar ke dua Daker utama, yakni Bandara dan Madinah, serta ditempatkan di titik-titik strategis yang membutuhkan bantuan langsung kepada jamaah.