Diduga Culik Murid SD, Oknum Guru Honorer di Sumedang Akui Kenal Korban di Aplikasi Hijau

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Oknum guru honorer SMK di Sumedang berinisial I (34) ditangkap polisi. Ia membuat pengakuan mengejutkan usai diduga menculik murid kelas VI SD.

Seorang siswi kelas VI Sekolah Dasar di Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang. Ia diduga diculik oleh oknum guru.

Dilansir dari Tribun-medan.com, pengakuan I (34) guru bejat yang culik murid SD di Sumedang. Indra seorang guru honorer SMK diduga menculik anak SD di Sumedang.

Dalam pengakuannya, oknum guru honorer tersebut membuat pengakuan mengejutkan. Ia mengaku kenal dengan korbannya di aplikasi kencan yang dia sebut sebagai aplikasi hijau.

Pengakuan itu tersebar di media sosial dalam sebuah video yang menampilkan pelaku sedang diinterogasi oleh pihak kepolisian. Sebelumnya, NAM, murid kelas VI Sekolah Dasar di wilayah Sumedang Utara dilaporkan hilang dari rumahnya selama dua hari, atau pada Jumat (17/4/2026) siang.

I merupakan warga Dusun/Desa Cijeler RT03/03 Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang. Sambil terduduk di sebuah ruangan, dia menjawab pertanyaan polisi tentang awal mula perkenalannya.

Melansir Tribunnewsbogor.com, seorang anak SD kelas VI berinisial NAM yang hilang di Kabupaten Sumedang kedapatan sedang bersama seorang pria oknum guru honorer bernama IN (34). Oknum guru honorer ini diduga menculik korban yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Usut punya usut, rupanya korban dan pelaku awalnya berkenalan lewat aplikasi kencan. Aplikasi kencan ini disebut dengan aplikasi hijau.

Hal ini pun mengejutkan banyak pihak, bagaimana bisa seorang anak SD memiliki akun aplikasi hijau dan berkenalan dengan pelaku. Soal adanya aplikasi kencan yang digunakan ini terbongkar dari pengakuan pelaku setelah ditangkap.

Pelaku diamankan Tim Resmob Polres Sumedang saat dia membonceng NAM dengan mengendarai sepeda motor di wilayah Sukatali, Kecamatan Situraja sekira pukul 13.00 WIB. Kebetulan pelaku merupakan warga Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang.

"Pelaku ditangkap Tim Resmob sekitar pukul 13.00 WIB," kata Ipda Egi, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Sumedang, Minggu (19/4/2026).

 Baca Juga: Kronologi Oknum Guru di Blora Kirim Chat Tak Pantas ke Siswi, Ternyata Sudah Terjadi Sejak November 2025!

 

Pelaku diamankan setelah pihak keluarga melaporkan bahwa NAM hilang selama dua hari sejak Jumat (17/4/2026). Video setelah pelaku diamankan Polisi beredar di media sosial.

Isinya berupa pengakuan mengejutkan pelaku yang ternyata berkenalan dengan korban lewat aplikasi kencan. Sambil terduduk di sebuah ruangan, dia menjawab pertanyaan polisi tentang awal mula perkenalannya.

Hal ini dikonfirmasi pihak kepolisian, Ipda Egi, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Sumedang.

"Benar, mereka berkenalan di aplikasi hijau," katanya saat dikonfirmasi pada Minggu (19/4/2026) petang.

Egi mengatakan, hingga saat ini pelaku yang merupakan oknum guru honorer itu masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sumedang. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Indahkan Surat Edaran, Sejumlah Lapak PKL di Ponorogo Ditertibkan
• 11 menit lalurealita.co
thumb
Pemotor Meninggal Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Raya Kletek Sidoarjo
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jelang Nikahi Syifa Hadju, El Rumi Gelar Pesta Lajang dan Undang Harris Vriza hingga Nadhif Basalamah
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Mensos Targetkan Sekolah Rakyat Rintisan Beroperasi Mei 2026 Usai Tinjau STIP
• 19 jam lalupantau.com
thumb
KPK Sebut 81 Persen Koruptor Laki-laki Alirkan Pencucian Uang ke Perempuan
• 16 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.