ASEAN Siapkan Dana Rp512 Triliun, Perkuat Sektor Keuangan Hadapi Geopolitik Global

republika.co.id
21 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Negara-negara Asia Tenggara memperkuat barisan menghadapi ketidakpastian global dengan menyiapkan dukungan pembiayaan berskala besar. ASEAN mengumumkan rencana pembentukan fasilitas keuangan senilai 30 miliar dolar AS atau sekitar Rp512 triliun untuk memperkuat ketahanan sektor keuangan kawasan.

Komitmen tersebut disepakati dalam pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara anggota ASEAN dalam forum 13th ASEAN Finance Ministers’ and Central Bank Governors’ Meeting yang digelar di Manila, Filipina, pada 10 April 2026.

Baca Juga
  • Cuaca Bersahabat Menanti Jamaah Haji RI di Madinah
  • Desak Uni Eropa Blokade Zionis, Menlu Spanyol: Israel Bawa Timur Tengah ke 'Perang Abadi'
  • Dukung Ketahanan Pangan dan Energi, PTPN III Kembangkan Hilirisasi Ubi Kayu

Dalam pernyataan resmi ASEAN 2026, para pemimpin keuangan kawasan menegaskan kembali pentingnya memperkuat kerja sama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Sekretaris Departemen Keuangan Filipina, Frederick D. Go, menyatakan bahwa solidaritas kawasan menjadi kunci dalam menghadapi tekanan global yang semakin kompleks.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Seiring meningkatnya ketegangan geopolitik, bersatu menjadi lebih penting dari sebelumnya. Tekad kolektif kita mengirimkan sinyal kuat kepada dunia bahwa kita tetap tangguh dalam menghadapi kesulitan,” ujar Frederick.

Para menteri dan gubernur bank sentral ASEAN juga menyoroti berbagai risiko yang dihadapi kawasan, mulai dari volatilitas arus modal, guncangan terkait perubahan iklim, hingga fragmentasi geoekonomi.

Dalam konteks tersebut, penguatan sektor keuangan menjadi prioritas utama untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memperdalam pasar modal di kawasan ASEAN guna meningkatkan kapasitas pembiayaan domestik.

Selain itu, ASEAN juga berkomitmen memperluas konektivitas sistem pembayaran regional sebagai bagian dari integrasi ekonomi yang lebih erat.

Upaya ini diharapkan dapat mempermudah transaksi lintas negara dan mempercepat inklusi keuangan di kawasan.

Para pemimpin keuangan ASEAN juga menekankan pentingnya kesehatan keuangan masyarakat sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pria di Mojokerto Pakai Foto AI Kencani 32 Wanita, Lalu Curi Barangnya
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Bapenda Bali Bahas Insentif Pajak untuk Kendaraan Listrik
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Belasan Orang Kecopetan Saat Nonton Konser Slank di Malang, 14 HP Hilang
• 17 jam laludetik.com
thumb
Hari Kartini, Kaukus Parlemen DPRD Sulsel Usul Perda Perlindungan Anak
• 51 menit laluterkini.id
thumb
Kartini Hari Ini: dari Emansipasi ke Partisipasi
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.