Bisnis.com, MAKASSAR - PT Angkasa Pura Indonesia menghadirkan layanan Mecca Route untuk pertama kalinya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk melayani para jemaah haji tahun ini.
Layanan tersebut merupakan fasilitas khusus yang memungkinkan jemaah haji menyelesaikan proses keimigrasian Arab Saudi di bandara keberangkatan.
Dengan adanya Mecca Route, setibanya di Arab Saudi, para jemaah tidak perlu lagi melalui proses pemeriksaan imigrasi sehingga waktu kedatangan menjadi lebih efisien.
General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Ruly Artha mengatakan sebanyak 7 counter Mecca Route telah disiapkan untuk mendukung proses pemeriksaan dokumen keimigrasian para jemaah.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas layanan di bandara sekaligus menjadi nilai tambah dalam pelayanan haji tahun ini.
“Layanan ini memberikan kemudahan bagi jemaah karena proses keimigrasian dilakukan lebih awal, sehingga saat tiba di Arab Saudi jemaah dapat langsung melanjutkan rangkaian ibadah dengan lebih nyaman,” ucap Ruly Artha melalui keterangan resmi, Senin (20/4/2026).
Baca Juga
- Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Melonjak 14,5% saat Lebaran, Tembus 566.552 Orang
- Bandara Hasanuddin Tambah Jadwal Penerbangan
- 39.225 Orang Diproyeksi Padati Bandara Hasanuddin Puncak Arus Balik (28/3)
Secara keseluruhan, Bandara Sultan Hasanuddin juga telah melakukan kesiapan pemberangkatan jemaah haji melalui pengaturan alur pelayanan jemaah, penyiapan fasilitas pendukung, serta dukungan personel operasional guna memastikan proses keberangkatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Ruly menambahkan, di bandara tersebut telah disediakan area holding jemaah, boarding lounge, serta fasilitas ibadah guna mendukung kenyamanan selama proses keberangkatan.
Dari sisi pengamanan, sebanyak 33 personel petugas keamanan bandara ditugaskan di Asrama Haji Makassar untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap bagasi jemaah, guna mencegah masuknya barang terlarang ke dalam pesawat.
Serta melakukan pemeriksaan terhadap jemaah, orang perseorangan, bagasi kabin, dan barang bawaan sesuai ketentuan keamanan penerbangan.
“Kami memastikan seluruh aspek pelayanan jemaah telah dipersiapkan dengan baik. Koordinasi terus kami lakukan bersama Kementerian Haji & Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, pihak maskapai, serta stakeholder terkait guna memastikan seluruh proses berjalan dengan lancar,” ujar Ruly.
Adapun penerbangan perdana jemaah haji dan Bandara Sultan Hasanuddin dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu (22/4/2026), yang menandai dimulainya operasional embarkasi haji tahun ini. Penerbangan tersebut akan melayani rute Makassar menuju Madinah.





