Ikuti Arahan MUI, Pemkot Jaksel Pastikan Ikan Sapu-sapu Sudah Mati Sebelum Dikubur

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemkot Administrasi Jakarta Selatan memastikan tata cara penanganan dan pemusnahan hama ikan sapu-sapu kini telah sepenuhnya merujuk pada rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Seluruh ikan hasil tangkapan dipastikan sudah dalam kondisi mati sebelum proses penguburan dilakukan.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menegaskan bahwa penyesuaian metode ini diterapkan sebagai langkah responsif pemerintah agar proses pemusnahan tidak lagi menyalahi etika kesejahteraan hewan dan prinsip syariah.

"Agar tidak menimbulkan kekeliruan ke depannya, kami melaksanakan proses ini sesuai saran MUI. Hari ini sudah berjalan dengan baik," ujar Anwar dikutip dari Antara.

Operasi penangkapan ikan sapu-sapu terus dilakukan oleh petugas gabungan, salah satunya berpusat di kawasan Setu Babakan, Jagakarsa.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam upaya memulihkan kualitas air serta melindungi keanekaragaman hayati lokal.

Pemkot Jakarta Selatan menargetkan penangkapan sekitar 5 ton ikan sapu-sapu di kawasan tersebut. Sebelumnya, sebanyak 5,3 ton ikan telah berhasil diangkat dalam operasi pada pekan lalu.

Kegiatan ini digelar secara rutin dua kali dalam sepekan dengan fokus pembersihan di wilayah hulu guna menekan penyebaran ke hilir.

Sebanyak 60 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, yang terdiri dari unsur Pemkot Jakarta Selatan, TNI, dan masyarakat.

Menurut Anwar, populasi ikan sapu-sapu yang tidak terkendali telah memberikan dampak serius terhadap ekosistem perairan. Ikan invasif tersebut memangsa telur ikan lokal sehingga mengancam keberlangsungan spesies yang biasa dikonsumsi masyarakat.

"Populasi ikan lokal menurun karena telur-telurnya dimangsa oleh ikan sapu-sapu. Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas lingkungan dan air semakin baik sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat dan sejahtera," jelasnya.

Langkah pengendalian ini juga mendapat dukungan dari warga. Salah seorang warga, Yanuar Hadi (47), menyampaikan apresiasinya terhadap upaya pemerintah dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

"Kami mendukung kegiatan ini karena pengendalian ikan sapu-sapu lebih baik dibandingkan harus mengorbankan ikan lokal," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Analisis Hensa soal Seskab Teddy Indra Wijaya
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Pansus DPR Tegaskan Kepentingan Nasional Jadi Prioritas dalam Penyusunan RUU HPI
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Sambut Hari Kartini, tvOne Angkat Sosok Perempuan Tangguh dari Aktris Hingga Supir Bus
• 5 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ikuti Arahan MUI, Pemkot Jaksel Pastikan Ikan Sapu-sapu Sudah Mati Sebelum Dikubur
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dicerai Istri karena Idap Diabetes, Suryana Pria Asal Tasikmalaya Ini Bikin Dedi Mulyadi Terenyuh
• 12 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.