JAKARTA, DISWAY.ID-- Selebritas sekaligus anggota DPR RI, Uya Kuya, mengungkap alasan di balik keputusannya melaporkan sejumlah akun media sosial terkait tudingan hoaks yang menyeret namanya.
Ia mengaku tidak ingin kembali mengalami dampak serius seperti yang pernah terjadi di 2025 mengakibatkan rumahnya dijarah.
BACA JUGA:6.000 Bus Disiapkan Sambut Jemaah Haji Indonesia
"Kejadian Agustus kemarin yang rumah saya dijarah itu kan adalah banyak ya video hoaks dan video fitnah yang beredar yang saya diemin ya. Saya enggak klarifikasi karena saya enggak biasa mengklarifikasi kalau memang itu hoaks kan," kata Uya Kuya di Kompleks Parlemen, Selasa, 21 April 2026.
"Tapi akhirnya waktu Agustus kemarin saya belajar dari pengalaman, eh beredarnya ribuan video hoaks dari video-video lama saya yang dijahit, dikasih tambahan tulisan-tulisan dulu apa Rp6 juta per bulan, apa segala macam. Itu kan bukan omongan saya, saya enggak pernah ngomong begitu. Tapi itu diproduksi secara masif dan orang percaya itu saya. Padahal saya enggak pernah ngeluarin statement itu. Akhirnya akibatnya apa? Rumah saya dijarah," sambungnya.
BACA JUGA:Kata Sumardji Soal Kemarahan Fadly, Bermula dari Perkara Off Side
Akibat peristiwa itu, kata Uya, keluarganya menjadi korban penjarahan.
"Itu akibat berita hoaks yang segitu jahatnya dan saya diamkan," imbuhnya.
Ia menegaskan bahwa langkah hukum ini murni inisiatif pribadi, tanpa arahan dari partai politik.
Keputusan tersebut diambil karena ia merasa dirugikan, baik secara materiil maupun immateriil, terutama terkait nama baiknya yang tercoreng akibat narasi yang tidak benar.
BACA JUGA:Kolaborasi Strategis, BRI Insurance dan IMI Sediakan Asuransi Kecelakaan bagi Anggota
Uya juga kembali membantah isu yang menyebut dirinya memiliki ratusan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya tidak memiliki satu pun dapur MBG.
“Tidak ada satu pun dapur MBG yang saya punya,” tegasnya.





