Ambil Alih BIKE, Penajam Makmur Siap Integrasi Bisnis

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

BIKE bersiap memasuki fase baru setelah rencana pengambilalihan saham oleh Penajam Makmur Jaya.

Ambil Alih BIKE, Penajam Makmur Siap Integrasi Bisnis (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) bersiap memasuki fase baru setelah rencana pengambilalihan saham oleh PT Penajam Makmur Jaya (PMJ). 

Manajemen BIKE mengungkapkan, aksi korporasi tersebut akan menciptakan nilai tambah melalui peningkatan efisiensi operasional, penguatan struktur permodalan, serta optimalisasi kinerja perusahaan secara keseluruhan. 

Baca Juga:
Produsen United Bike (UNTD) Habiskan Dana IPO Rp226,75 Miliar untuk Modal Kerja

"Dalam jangka panjang diharapkan mendorong peningkatan kinerja keuangan dan nilai perusahaan, termasuk memberikan sentimen positif terhadap harga saham," tulis manajemen dalam surat kepada Bursa, Rabu (22/4/2026).

PMJ sendiri berencana melakukan sinergi usaha dengan mengintegrasikan operasional dan mengembangkan lini bisnis yang sejalan dengan kegiatan usaha BIKE yakni perdagangan besar dan distribusi sepeda, khususnya sepeda merek Genio, United, dan Avand.

Baca Juga:
BIKE Catat Rugi Rp24,45 Miliar Terdampak Penghapusan Subsidi Motor Listrik

Strategi ini untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperbaiki tingkat profitabilitas perseroan. Meski demikian, rencana perubahan kegiatan usaha maupun operasional BIKE masih akan dibahas lebih lanjut. 

Perseroan menyatakan, detail rencana bisnis pasca-akuisisi akan disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) mendatang.

Baca Juga:
Akuisisi Tuntas, Penajam Makmur Jaya Jadi Pengendali Baru BIKE

Dalam agenda RUPSLB, PMJ akan memaparkan lebih lanjut terkait struktur pemegang saham, pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO), serta susunan manajemen baru yang mencakup Dewan Direksi dan Dewan Komisaris.

Sebagai informasi, Penajam Makmur Jaya mengambil alih 71,22 persen atau setara 921,5 juta saham BIKE dari Andrew Mulyadi, Henry Mulyadi, dan Stephen Mulyadi pada 15 April 2026. 

Peralihan kepemilikan ini sekaligus mengakhiri posisi Andrew Mulyadi dan Henry Mulyadi sebagai pengendali langsung perseroan. 

Adapun BIKE mencatatkan rugi bersih sebesar Rp24,4 miliar pada 2025. Berbalik dari laba bersih pada periode sebelumnya yang sebesar Rp12,6 miliar. Kondisi ini mengakibatkan, rugi per saham menjadi Rp18,89.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Pengadaan Seragam Gratis Pemkab Lutim Naik Penyidikan, Jaksa Segera Ekspose Perkara
• 22 jam laluterkini.id
thumb
Toni Kroos tegaskan tidak akan kembali ke Real Madrid
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Peringatan Dini Jabodetabek 23-24 April 2026, Bogor Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
• 41 menit lalukompas.tv
thumb
Rosan Lapor ke Prabowo: Indonesia Masih Jadi Primadona Investor Asing
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Keluarga Korban Kekerasan SMA di Bekasi Tolak Damai, Bantah Lakukan Perundungan
• 16 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.