Penulis: Lucya
TVRINews, Bengkulu
Perum Bulog Bengkulu memberikan edukasi kepada para pelajar di Kota Bengkulu mengenai pentingnya swasembada pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap ketahanan pangan nasional.
Dalam kegiatan tersebut, pelajar mendapatkan penjelasan menyeluruh tentang peran pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras di masyarakat. Mereka juga diperkenalkan pada proses pengadaan, penyimpanan, hingga distribusi beras yang dikelola secara profesional sesuai standar operasional.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Bengkulu, Dody Syahrial, menegaskan bahwa edukasi ini merupakan langkah strategis untuk menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya pangan sebagai kebutuhan dasar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi langsung kepada siswa agar mereka memahami bagaimana negara hadir dalam menjaga ketersediaan pangan, khususnya beras,” ujarnya.
Para pelajar terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian agenda, mulai dari sesi pemaparan hingga kunjungan langsung ke gudang penyimpanan beras. Mereka dapat melihat kondisi gudang, proses bisnis pergudangan, serta jumlah cadangan pangan yang dikelola pemerintah.
Selain itu, pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ketersediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga stabilitas harga di pasar.
Dody Syahrial memastikan stok beras di Provinsi Bengkulu berada dalam kondisi aman. Ia menyebut ketersediaan beras nasional yang mencapai sekitar 4,8 juta ton menjadi bukti nyata pencapaian swasembada beras sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden.
Melalui kegiatan edukasi ini, Perum Bulog Kanwil Bengkulu berharap dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap isu ketahanan pangan sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan BUMN dalam mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Editor: Redaktur TVRINews




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
