8 Pemda di Sumut Tunjukkan Soliditas Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Sebanyak delapan daerah di Provinsi Sumatera Utara berkomitmen membantu daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh melalui mekanisme hibah antar daerah.

Komitmen ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 900.1.3/1084/SJ yang mendorong daerah yang tidak terdampak bencana untuk berpartisipasi dalam pemulihan daerah terdampak, sebagai wujud gotong royong nasional.

Baca Juga :
AHY Ungkap Butuh Rp 1.200 Triliun Bangun Jalur Kereta Api 14 Ribu Kilometer di Luar Pulau Jawa
ASN yang Nunggak Pajak Kendaraan Terancam Tunjangan Kinerjanya Dipangkas

Surat edaran itu dikeluarkan Tito menyusul adanya daerah terdampak bencana di Aceh yang tidak mendapatkan pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD), sementara sejumlah daerah di Sumut justru mendapatkan pengembalian TKD dalam jumlah besar, meski hanya terdampak ringan oleh bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan langkah tersebut lahir dari kebutuhan riil di lapangan, khususnya di sejumlah wilayah Aceh yang masih menghadapi tantangan berat dalam pemulihan pascabencana.

“Kemudian saya buat surat edaran mengimbau, tapi sedikit maksa gitu, Sumut untuk bisa bantulah ke tetangga sebelah di Aceh, sehingga akhirnya ada 8 daerah sudah oke, komitmen,” ujar Tito dalam Musrenbang Sumut 2027 di Medan, Sumatera Utara, Rabu (22/4/2026).

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Keuda) Kemendagri per 20 April 2026, delapan daerah di Sumut telah menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan kepada daerah terdampak di Aceh.

Kota Medan mengusulkan bantuan sebesar Rp50 miliar kepada Kabupaten Aceh Tamiang. Kabupaten Deli Serdang juga mengusulkan Rp50 miliar untuk Kabupaten Aceh Timur. Selanjutnya, Kabupaten Simalungun mengusulkan Rp30 miliar untuk Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Asahan mengusulkan Rp30 miliar untuk Kabupaten Bireuen.

Selain itu, Kabupaten Serdang Bedagai mengusulkan bantuan Rp25 miliar kepada Kabupaten Pidie Jaya. Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengusulkan Rp25 miliar untuk Kabupaten Aceh Tengah, Kota Pematangsiantar Rp25 miliar untuk Kabupaten Bener Meriah, serta Kabupaten Labuhanbatu Rp25 miliar untuk Kabupaten Gayo Lues.

Tito menegaskan nilai bantuan tersebut memiliki dampak signifikan bagi percepatan pemulihan di daerah terdampak, terutama dalam mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) dan pemulihan fungsi pemerintahan.

Baca Juga :
Saksikan Penyerahan Surat Pernyataan Memberikan Bantuan Keuangan Khusus, Kasatgas Tito Tegaskan Ini
Mendikdasmen Tegaskan Siswa Terdampak Bencana Bakal Ikuti TKA Susulan
Ketahanan Terhadap Potensi Bencana Jadi Prioritas, Satgas PRR Pastikan Pemulihan Infrastruktur Terus Dikebut

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita Nenek Jemaah Haji Pengidap Demensia: Minta Pulang Saat Mau Berangkat
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
2 Pelaku Penikaman Nus Kei Jadi Tersangka, Ditahan di Rutan Polda Maluku
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Seskab Teddy: RI Ekspor Pupuk Urea ke Australia, PM Albanese Apresiasi Prabowo
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Foto: Bareskrim Ungkap Kasus Software Ilegal, Kerugian Capai Rp 300 Miliar
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Penegakan Hukum Dinilai Jadi Kunci Atasi Peredaran Rokok Ilegal di Indonesia
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.