Duduk Perkara Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Didemo Massa: Massa Kecewa Hingga Berujung Ricuh

narasi.tv
2 jam lalu
Cover Berita

Demonstrasi besar-besaran terjadi di Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Selasa tanggal 21 April 2026, demo ini merupakan puncak reaksi masyarakat terhadap sejumlah kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud.

Massa yang terdiri dari mahasiswa dan lapisan masyarakat umum mengekspresikan kekecewaannya terutama terkait penggunaan anggaran daerah yang dinilai tidak transparan dan cenderung menyengsarakan masyarakat.

Salah satu pemicu utama ketidakpuasan publik adalah pengadaan kendaraan dinas mewah senilai Rp8,5 miliar serta renovasi rumah jabatan gubernur yang mencapai Rp25 miliar. Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit, pengeluaran tersebut dianggap sangat berlebihan dan tidak sesuai dengan prioritas kebutuhan rakyat.

Selain itu, ada pula kebijakan anggaran untuk tim ahli sebesar Rp10,5 miliar serta rencana pengalihan beban iuran BPJS Kesehatan untuk warga kurang mampu kembali ke pemerintah kabupaten/kota yang mengundang kritik keras.

Selain soal kebijakan anggaran, dinamika politik keluarga Gubernur Rudy Mas’ud juga memperkuat narasi ketidakadilan dan nepotisme pemerintahan. Publik menyoroti posisi beberapa saudara Rudy yang menduduki jabatan strategis, termasuk kakaknya yang menjabat Ketua DPRD Kaltim.

Hal ini menimbulkan tuduhan adanya dinasti politik yang kental di Kalimantan Timur dan memicu kemarahan massa yang menilai pemerintahan tidak mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Demo Berujung Ricuh

Demonstrasi dimulai sejak pagi dengan massa yang berjumlah sekitar 4.000 orang menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Kalimantan Timur. Dalam aksi ini, mahasiswa terlihat melepas baliho Ketua dan anggota DPRD sebagai bentuk protes keras terhadap wakil rakyat yang dianggap tidak mengayomi aspirasi masyarakat.

Setelah melakukan orasi dan penyampaian tuntutan di DPRD, massa bergerak menuju kantor Gubernur Kaltim dengan harapan dapat berdialog langsung dengan pihak eksekutif dan mendapatkan kejelasan.

Namun, sayangnya Rudy tak kunjung menemui massa, bahkan tidak ada perwakilan pemerintah yang menemui mereka.

Kami sudah menunggu lama, bahkan dengar beliau ada di dalam, tapi tidak ada yang keluar. Itu yang membuat suasana jadi panas,” ujar Ray peserta aksi kepada awak media.

Puncak kericuhan terjadi sekitar pukul 19.30 hingga 20.00 Wita sebelum akhirnya massa dipukul mundur dan hingga kericuhan pun tak mampu dihindarkan.

Rudy Mas’ud Berikan Respon Kepada Pendemo

Sementara itu Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mulai membuka suara lewat pesan video yang diunggah di akun Instagram miliknya @h.rudymasud pada Rabu, 22 April 2026.

Pertama ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, serta aparat TNI-Polri yang telah menjaga situasi tetap kondusif selama dan sesudah aksi unjuk rasa.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa, lapisan masyarakat, serta TNI-Polri yang telah menjaga situasi keamanan hingga berakhirnya penyampaian aspirasi," kata Rudy Mas'ud.

Lebih lanjut, Rudy berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjadi mata dan telinga pemerintah dalam menjalankan fungsi kontrol sosial di Benua Etam.

Menurutnya, berbagai masukan yang disuarakan oleh publik merupakan bahan evaluasi terbaik untuk mengakselerasi perbaikan kinerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ke depannya.

"Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa arah masa depan takdir Provinsi Kalimantan Timur berada di tangan para generasi muda yang peduli," ungkap Rudy.

"Semoga ke depan kami dan seluruh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berakselerasi untuk bisa memperbaiki kinerja-kinerja kami ke depannya,” tambahnya. 

Baca Juga:Jangan Sampai Tumbang! ini Tips Jaga Stamina Saat Haji Agar Ibadah Tetap Lancar dan khusuk

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Khofifah Lepas Kloter 1 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya, Pesan Jaga Kesehatan dan Kekhusyukan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Pimpinan DPR Dorong Pendataan Pekerja Rumah Tangga Usai UU PPRT Disahkan
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Januari-Maret 2026, 1.500 Barang Tertinggal di Kereta Api
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Apa Itu Green Financing? Ini Penjelasan Lengkap hingga Komitmen Indonesia
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Efek Domino Rebalancing MSCI: Mengukur Risiko Outflow Asing dari BREN & DSSA
• 17 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.