BI Perkuat Intervensi Pasar Valuta Asing Atasi Pelemahan Rupiah

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sebelumnya, nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah ke level Rp17.181 per dolar AS (USD) pada perdagangan Rabu (22/4/2026). 

BI Perkuat Intervensi Pasar Valuta Asing Atasi Pelemahan Rupiah. Foto: Freepik.

IDXChannel - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bank sentral akan mengambil lagkah penguatan intervensi di pasar valuta asing guna menekan pelemahan rupiah. 

Sebelumnya, nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah ke level Rp17.181 per dolar AS (USD) pada perdagangan Rabu (22/4/2026). 

Baca Juga:
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.138 per Dolar AS, Terdorong Upaya Damai Amerika-Iran

Langkah intervensi dilakukan baik di pasar non-deliverable forward (NDF) luar negeri (offshore) maupun melalui transaksi spot dan domestic non-deliverable forward (DNDF) di pasar dalam negeri. 

"Upaya ini menjadi bagian dari strategi terpadu BI dalam meredam tekanan eksternal terhadap rupiah," ujarnya dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Rabu (22/4/2026). 

Baca Juga:
Masih di Jalur Pelemahan Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup di Rp17.188 per USD

Selain itu, BI juga memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter untuk meningkatkan daya tarik investasi portofolio asing. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong aliran modal masuk sekaligus menopang stabilitas pasar keuangan domestik.

Baca Juga:
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.181 per dolar AS, Utang Jatuh Tempo RI Jadi Sorotan

Di sisi lain, kebijakan transaksi pasar valas turut diperkuat melalui sejumlah penyesuaian. BI meningkatkan threshold tunai pembelian valas terhadap rupiah, menaikkan batas transaksi jual DNDF/forward, serta memperbesar threshold transaksi swap baik beli maupun jual. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada April 2026.

Dengan berbagai langkah tersebut, nilai tukar upiah relatif terjaga stabil. Pada 21 April 2026, Rupiah tercatat berada di level Rp17.140 per USD, atau melemah 0,87 persen secara point-to-point dibandingkan posisi akhir Maret 2026.

Ke depan, BI meyakini nilai tukar Rupiah akan tetap stabil dan berpotensi menguat. 

"Optimisme ini ditopang oleh konsistensi kebijakan bank sentral, imbal hasil aset keuangan domestik yang kompetitif, serta prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap solid di tengah dinamika global," katta Perry.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kecurangan UTBK-SNBT 2026 Terungkap di Hari Pertama, Panitia Siapkan Sanksi Tegas bagi Pelaku
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Foto: 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Jakarta Diterbangkan ke Madinah
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Ditemukan Peserta UTBK Undip Semarang Berupaya Lakukan Kecurangan
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Siswa SMAN 1 Jember Tingkatkan Literasi Darah Langka Bersama Alumni dan KERHEN
• 10 jam lalueranasional.com
thumb
Negara Hadir di Data, Absen di Realita: Kasus Remaja Bunuh Diri di Samosir
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.