Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 2 Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, dan meminta evaluasi standar operasional prosedur (SOP) pengolahan makanan agar kualitas tetap terjaga.
Evaluasi SOP dan Kualitas MakananDalam peninjauan tersebut, Gibran berdialog langsung dengan petugas Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang bertugas mendistribusikan makanan kepada siswa.
Ia menemukan bahwa proses memasak dilakukan terlalu pagi sehingga berpotensi menurunkan kualitas makanan saat disajikan kepada siswa.
"Mulai besok kalian ubah SOP-nya. Tidak bisa masak sepagi itu," tegasnya.
Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan program prioritas Presiden berjalan optimal dan tepat sasaran.
Respons Siswa dan Menu yang DisajikanPada kunjungan tersebut, Gibran juga menyapa siswa dan melihat langsung respons mereka terhadap makanan yang diberikan.
Menu MBG yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam kecap, tempe goreng, sayur singkong, dan buah apel.
Salah satu siswa kelas 2C bernama Tian mengaku menyukai makanan tersebut dengan mengatakan, "Iya, suka."
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja Wapres selama tiga hari di wilayah Tanah Papua setelah sebelumnya memastikan pelaksanaan MBG di SMAN 4 Mimika dan Sekolah Kristen Yahukimo.
SD Negeri 2 Waisai diketahui memiliki 671 siswa dalam 24 rombongan belajar serta didukung 45 tenaga pendidik dan kependidikan.
Gibran menegaskan pentingnya keberlanjutan program MBG guna meningkatkan kualitas gizi anak-anak serta mendukung tumbuh kembang optimal generasi penerus bangsa.




