Pemerintah bidik pembangunan 2.772 km jalur kereta di Kalimantan

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah membidik pembangunan sepanjang 2.772 kilometer jalur kereta api di Pulau Kalimantan sebagai upaya memperkuat konektivitas dan mendukung distribusi logistik di wilayah tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan rencana tersebut masih dalam tahap perhitungan dan perencanaan oleh pemerintah.

“Rencana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan masih kami hitung dan rencanakan secara matang,” kata AHY usai rapat koordinasi pengembangan jaringan kereta api nasional di Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan pemerintah akan membentuk komite yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga untuk mengakomodasi masukan serta menyempurnakan perencanaan jaringan perkeretaapian nasional.

Baca juga: Prabowo perintahkan AHY buat rencana jaringan kereta api di Kalimantan

Menurut dia, komite tersebut juga akan berperan dalam penyempurnaan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (Ripnas) agar selaras dengan kebutuhan pembangunan di Kalimantan.

AHY mengungkapkan hingga saat ini Kalimantan belum memiliki jaringan kereta api, sehingga panjang jalur di wilayah tersebut masih tercatat nol kilometer.

Padahal, wilayah Kalimantan memiliki potensi sumber daya alam yang besar, termasuk sektor mineral, yang membutuhkan dukungan infrastruktur transportasi memadai.

Ia menilai pembangunan jalur kereta api akan membuka konektivitas antarprovinsi di Kalimantan, mulai dari wilayah utara, timur, selatan, tengah, hingga barat.

Baca juga: KAI targetkan mulai pengembangan kereta luar Jawa mulai 2026

Selain itu, keberadaan kereta api dinilai dapat meningkatkan efisiensi distribusi logistik, terutama untuk komoditas sumber daya alam yang selama ini bergantung pada moda transportasi lain.

“Pembangunan ini juga berpotensi mempercepat hilirisasi dan meningkatkan nilai tambah komoditas,” ujar AHY.

Meski demikian, pemerintah belum menetapkan target waktu pembangunan maupun rute yang akan dikembangkan karena masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian dan lembaga.

Baca juga: Moeldoko sampaikan dampak dari rencana kereta cepat IKN-Brunei

Baca juga: Gubernur Kalsel jajaki jalur kereta api hingga ke Brunei


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gibran Respons JK soal Klaim Jadikan Jokowi Presiden: Beliau Mentor Saya
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Komplotan Ganjal ATM di Jaktim Diringkus, Kuras Uang Korban Rp 274 Juta
• 11 jam laludetik.com
thumb
Antrean Haji Sampai Puluhan Tahun, Bolehkah Iurannya Dibatalkan? Begini Penjelasan Buya Yahya
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Tanpa Surat Perintah, Penggeledahan Polisi Disebut Bisa Ditolak Warga
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Polisi Terbitkan DPO, Buru Pengendali Lab Vape Etomidate
• 13 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.