Pelimpahan Dua Calon Haji di Bangka Terjadi Akibat Jamaah Meninggal, Persiapan Keberangkatan Sudah Matang

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Bangka di Sungailiat menerima limpahan dua calon haji tahun 2026 yang menggantikan jamaah sebelumnya karena meninggal dunia.

Dua calon haji tersebut berasal dari Kecamatan Riau Silip dan Kecamatan Mendo Barat.

Petugas Penata Pelayanan Haji dan Umroh Kemenhaj Bangka Dewi Sartika menjelaskan pelimpahan tersebut terjadi karena faktor wafatnya jamaah yang telah terdaftar.

Ia mengungkapkan, "Pelimpahan dua orang jamaah calon haji tersebut karena meninggal dunia digantikan oleh anaknya."

Kedua calon haji penerima limpahan diketahui telah melengkapi dokumen penting seperti paspor, visa, dan persyaratan lainnya sebelum orang tuanya meninggal dunia.

Persiapan dan Jadwal Keberangkatan

Total jamaah calon haji asal Kabupaten Bangka tercatat sebanyak 289 orang.

Para jamaah dijadwalkan masuk Asrama Haji Kota Pangkalpinang pada 1 Mei 2026.

Keberangkatan menuju Tanah Suci Makkah direncanakan pada 2 Mei 2026 melalui Embarkasi Palembang.

Sehari sebelum masuk asrama, koper besar milik jamaah sudah lebih dahulu dikirim ke lokasi.

Selama berada di asrama, seluruh calon haji akan menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis.

Jamaah tergabung dalam Kloter 8 dan Kloter 9 termasuk dua regu di Kloter 9 yang akan bergabung dengan jamaah dari Palembang.

Kondisi Jamaah dan Imbauan Kesehatan

Persiapan jamaah dinyatakan telah matang termasuk distribusi logistik seperti koper.

Para jamaah diimbau untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan ibadah haji.

Ia menegaskan, "Kesehatan semua jamaah calon haji harus benar-benar diperhatikan karena diketahui ibadah haji merupakan perjalanan spiritual menuju ke tempat suci yang jauh."

Calon haji termuda tercatat bernama Siti Nurazizah berusia 16 tahun dari Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam.

Sementara calon haji tertua berusia sekitar 86 tahun.

Pembimbing Haji Kemenhaj Bangka Zahwan menyatakan jamaah telah siap termasuk dari sisi pemahaman fiqih.

Jamaah sebelumnya juga telah mengikuti bimbingan teknis ibadah haji sebagai bagian dari persiapan sebelum keberangkatan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BSI Kembangkan Kampung Nelayan Warloka, Dorong Ekonomi Berkelanjutan
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tuntutan Hukum 22,5 Tahun Penjara untuk Ibrahim Arief Tidak Berdasar
• 13 jam laludisway.id
thumb
Mensos Gandeng Gorontalo dan Pagar Alam Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Rayakan Hari Kartini, Wapres Gibran Borongkan Belanja untuk Mama Papua
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Komnas HAM dorong perbaikan dan tertibkan SPPG perkuat kualitas MBG
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.