Surabaya Samator Akui Tertekan Hadapi Jakarta Garuda Jaya, Jordan Susanto dkk Tunda Rebut Juara Ketiga Proliga 2026

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Surabaya Samator mengungkapkan alasan mengapa mereka bisa kalah dramatis saat melawan Jakarta Garuda Jaya di leg kedua perebutan juara ketiga Proliga 2026.

Garuda Jaya secara mengejutkan mampu memaksa Samator untuk kembali berjuang di leg ketiga perebutan juara ketiga Proliga 2026, karena menang dramatis dengan skor 3-2 (25-23, 22-25, 19-25, 25-22, 15-13) pada Rabu (22/4/2026).

Padahal Samator hanya perlu memenangkan laga leg kedua untuk menjadi juara ketiga Proliga 2026. Sebab Jordan Susanto dkk sebelumnya mengalahkan Garuda Jaya di leg pertama dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-20) pada Selasa 921/4/2026).

Namun Fauzan Nibras dan kolega nyatanya mampu bangkit dan memberikan perlawanan, sehingga kedudukan agregat menjadi imbang 1-1.

Saat itu Nur Widayanto selaku pelatih Garuda Jaya langsung menurunkan kekuatan penuh sejak awal. Ia mengandalkan nama-nama seperti Dawuda Alahimasalam, Fauzan Nibras, dan pemain asingnya yakni Movsar Bataev menjadi motor serangan utama. 

Begitu juga dengan Samator yang dipimpin oleh Jordan Michael dan Lyvan Taboada tampil tak kalah impresif untuk meladeni permainan cepat lawannya yang merupakan tim binaan PBVSI tersebut.

Garuda Jaya sempat meraih kemenangan pada set pertama. Namun mereka sempat di ujung tanduk karena Samator mencuri kemenangan pada set kedua dan ketiga.

Tak mau menyerah begitu saja, Garuda Jaya langsung tancap gas lagi dan kemudian memenangkan set keempat dan kelima atas Samator.

Manajer Samator, Hadi Sampurno mengakui bahwa timnya sudah diingatkan untuk leg kedua. Pasalnya tim lawan yakni Garuda Jaya akan bermain lebih baik.

Sayangnya para pemain Samator tampil kurang tenang sehingga membuat mereka gagal menang pada leg kedua, sekaligus harus menunda meraih juara ketiga Proliga 2026.

"Set pertama kita sudah unggul. Tapi anak-anak kurang tenang," kata Hadi Sampurno.

Hal ini juga diakui oleh salah satu pemain andalan Samator, Jordan Michael yang mengakui bahwa Garuda Jaya tampil lebih tenang. 

Sedangkan timnya tampil kurang tenang karena merasa ada tekanan tersendiri saat berhadapan dengan rivalnya tersebut.

"Garuda Jaya tampil lebih tenang, sedangkan Samator seperti kena pressure (tekanan)," kata Jordan Susanto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tren Diabetes Meningkat, Ini Kelompok Paling Sering Konsumsi Gula
• 45 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Nggak Tahan Lihat yang Lucu-Lucu! Alyssa Daguise Dimarahin Al Ghazali Gara-Gara Beli Baju Bayi Mewah
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Fast Track Haji Dipuji, Antrean Imigrasi Jemaah RI Kini Lebih Singkat
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cadangan Beras Pemerintah Tembus 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kuasa Hukum Nadiem Soroti Sidang Dikebut, Surati MA hingga Komisi III
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.