Perluas Kolaborasi di Asia Tenggara, GHD Resmikan Kantor Baru di Indonesia

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: GHD, perusahaan layanan profesional global terkemuka, resmi menandai pembukaan kantor barunya di Indonesia melalui acara resepsi jejaring (networking reception) strategis di Ritz-Carlton Jakarta. Acara ini dihadiri oleh para pemimpin dari sektor pemerintahan, industri, serta perwakilan bisnis, termasuk Duta Besar Selandia Baru dan Kanada.
 
"Langkah ekspansi ke Indonesia mendukung terciptanya peluang kolaborasi yang lebih luas dengan klien dan mitra kami di Asia Tenggara dan sekitarnya, sebagai kelanjutan dari kesuksesan operasional kami di Singapura dan Filipina," ujar Jim Giannopoulos, CEO GHD.
 
“Indonesia diprediksi akan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2050. Kami melihat adanya aspirasi kuat dari masyarakat di Indonesia dan lebih luas di kawasan ASEAN terhadap masa depan yang lebih berfokus pada kelestarian lingkungan dan pentingnya pengembangan sumber daya secara berkelanjutan, terutama di sektor pangan, air, energi, dan mineral”, tambahnya.

GHD saat ini tengah menggarap proyek percontohan kerja sama antara Kanada dan Indonesia untuk menghadirkan teknologi pengukuran air canggih di Kota Jambi. Proyek ini dilaksanakan melalui kolaborasi erat dengan Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi serta Canadian Commercial Corporation. 
 
Selain itu, GHD baru saja merampungkan laporan ASEAN SAF 2050 Outlook mengenai rantai pasok bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel) di Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya, sebagai bagian dari proyek penelitian gabungan antara Kanada dan ASEAN.
 

Baca Juga :

Prospek Menjanjikan Jurusan Teknik di Kanada

 
Kantor GHD di Indonesia dipimpin oleh Phil Baker, Principal and Senior Executive Adviser di GHD dengan pengalaman lebih dari 40 tahun di sektor energi, sumber daya, serta membantu pengembangan internasional di lebih dari 20 negara.
 
Sebagai seorang insinyur lulusan teknik mesin ia telah memimpin dan memberikan saran pada berbagai proyek strategis terkait transisi energi, pertambangan, minyak dan gas, serta bahan bakar masa depan (future fuels), di samping memegang peran senior dalam program pengembangan internasional. Pengalamannya mencakup bidang strategi, penasihat investasi, serta pengembangan dan pelaksanaan proyek di kawasan Asia-Pasifik maupun secara global.
 
"Kehadiran kantor kami di Jakarta memungkinkan kami untuk bekerja lebih erat dengan klien di Indonesia, serta klien global kami yang sedang melakukan investasi dan ekspansi di sini. Fokus utama bisnis kami meliputi sektor energi, sumber daya, air, dan lingkungan," jelas Baker.
 
Didirikan pada tahun 1928 di Melbourne, Australia, GHD kini mempekerjakan 12.000 tenaga ahli di lebih dari 160 kantor di seluruh dunia. Sebagai perusahaan yang dimiliki oleh karyawannya (employee-owned), GHD terus berkomitmen memberikan solusi inovatif bagi tantangan infrastruktur global. Pada tahun 2025, perusahaan mencatatkan pendapatan bruto melebihi AUD 3 miliar.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM & LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Ini 3 Tuntutan Utama Massa di Kaltim untuk Rudy Mas’ud: Polemik Anggaran dan Nepotisme!
• 4 jam laludisway.id
thumb
BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 9,49 Persen di Maret 2026
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Modus Ekspor Fiktif, Polda Jateng Bongkar Sindikat Penyelundup 1.727 Kendaraan ke Timor Leste
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
TVRI Buka Pintu Kolaborasi Seluasnya Sambut Gempita Piala Dunia 2026
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.